Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tawuran Berdarah Antara Dua Geng Pecah di Kendal, Satu Tewas, Begini Kronologinya, Ngeri!

Ali Mustofa • Selasa, 22 Agustus 2023 | 18:57 WIB

Ilustrasi Perkelahian Maut
Ilustrasi Perkelahian Maut

 

 

KENDAL – Satu orang tewas dan satu lainnya tumbang dalam tawuran antar gerombolan remaja di Kendal. Perkelahian massal berdarah itu terjadi di Jalan Tlogo Gedong, Desa Pamriyan, Kecamatan Gemuh, Kendal.

Tawuran yang terjadi Minggu (20/8) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari itu melibatkan dua geng remaja, yaitu Geng Kendal Mistik denga Geng Moza. Tak kurang dari 55 remaja bersenjata tajam (sajam) terlibat dalam kejadian perkelahian tersebut.

“Satu korban tewas bernama Mashirat Uzhma Maryanto, warga Kecamatan Kota Kendal,” ujar Kapolres Kendal AKBP Feria Kurniawan.

Satu lainnya bernama Muhammad Farhan Riyadi, warga Kecamatan Gringsing-Kabupaten Batang. Ia masih sempat selamat, tapi mengalami luka robek di bahu kanan akibat sayatan sajam.

Menurut Kapolres, saat perkelahian, Mashirat membawa parang berukuran panjang satu meter. Tapi ia malah terkena sabetan parang dari geng Kendal Mistik.

Mashirat sempat melarikan diri ke arah barat. Tapi dikejar sekelompok remaja dari Geng Kendal Mistik. Mashirat ditebas lalu terjatuh.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri, tapi nyawanya tidak terselamatkan,” ungkapnya.

Sementara Farhan Riyadi sempat menolong Mashirat. Tapi dirinya terkena sabetan sajam. Beruntung ia berhasil menyelamatkan diri. Sehingga bisa selamat.

“Korban Farhan saat ini mendapatkan perawatan medis di RSI dengan jahitan di lengan kanan,” tambahnya.

Feria Kurniawan mengaku sudah mengantongi ciri-ciri pelaku pembacokan. Pihaknya juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Menurut Feria, perkelahanian ini belum diketahui pemicunya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pamriyan, Taufikul Rizal membenarkan adanya perkelahian antar remaja di wilayahnya. “Tapi saat ini sudah ditangani Polsek Gemuh dan Polres Kendal,” katanya.

Berdasarkan informasi radarsemarang digital, kedua geng remaja tersebut memakai sajam.

Kejadian bermula sekitar pukul 01.00 WIB, saat korban luka Farhan Riyadi mendapatkan pesan dari temannya bernama Aldo, warga Kecamatan Rowosari.

Isinya berupa ajakan untuk ikut tawuran. Pesan tersebut, berisi ‘AYO melu gabung Moza WAR neng lemah abang karo Kendal Mistik’.

Lebih kurang terjemahannya: Ayo gabung Geng Moza, tawuran di tanah merah (tepian jalan rasa Desa Pagerdawung-Ringinarum, Kendal) melawan Kendal Mistik.

Menanggapi pesan itu, Farhan Riyadi langsung bergegas menuju lokasi bersama teman-temannya.

Geng Moza beranggotakan 25 orang, sedangkan Kendal Mistik berjumlah 30 orang. kedua gerombolan ini semua sudah siap dengan sajam. Sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi perkelahian massa. (dev/bud)

 

Editor : Ali Mustofa
#tawuran #sajam #tewas #kendal #korban #perkelahian