Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Cerita Peternak Karanganyar yang Sapinya Dibeli Oleh Presiden Jokowi

Abdul Rokhim • Rabu, 21 Juni 2023 | 16:34 WIB
Salah seorang pekerja Suparno saat memberikan makanan ke sapi yang akan dibeli Presiden Jokowi untuk hewan kurban. (RUDI H/RADAR SOLO)
Salah seorang pekerja Suparno saat memberikan makanan ke sapi yang akan dibeli Presiden Jokowi untuk hewan kurban. (RUDI H/RADAR SOLO)
KARANGANYAR - Peternak sapi asal Dusun Cabeyan, Desa Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, Suparno, 50, mengalami nasib baik. Sapi jenis limosin yang dia beli pada Oktober 2022 lalu, kini akan dibeli oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hewan kurban. Sapi kurban itu akan diserahkan ke Masjid Kauman, Kragan, Gondangrejo, tempat di mana Presiden Jokowi menghabiskan masa kecilnya.

Baca Juga : Sapinya Mendadak Batal Dibeli Presiden untuk Hewan Kurban, Peternak di Karanganyar Ini Mengaku Kecewa

Suparno menceritakan, sapi limosin itu sudah tujuh bulan dia pelihara. Awalnya, dia membeli sapi itu dari daerah Ponorogo, Jawa Timur.

Lantas, bagaimana sapi itu bisa dibeli Presiden Jokowi? Dia mengatakan, tahun lalu tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah sudah melakukan pengecekan. Namun, saat itu kondisi sapi ternaknya terkena cacing hati. Dan, kala itu tengah marak penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). Alhasil, tahun lalu sapi yang diusulkan tersebut batal dibeli presiden.

Hingga kemudian, kabar baik datang tahun ini. Sapi milik Suparno bakal dibeli presiden untuk hewan kurban.

“Sudah sekitar 25 hari ada tim melakukan pengecekan, baik kondisi hewan maupun kesehatannya. Bahkan sampai empat kali tim itu melakukan pengecekan sapi saya. Dan Alhamdulillah kemudian sapi itu lolos dan tercatat sebagai hewan kurban yang nanti akan diberikan oleh pak presiden ke masyarakat,” terang Suparno.

Meski belum ada kejelasan terkait proses administrasi pembayaran, Suparno mengaku, sejauh ini dia memperlakukan sapi tersebut berbeda dengan sapi lain yang ada di kandang. Jika biasanya sehari diberi makan dua kali, kini dia memberi makan sapi Jokowi itu hingga tiga kali guna menjaga stamina dan kesehatannya.

“Jangan sampai bobotnya itu berkurang. Syukur nanti saat dibawa untuk dijadikan hewan kurban itu bobotnya bertambah. Kalau biasanya sehari saya kasih makan dua kali pagi dan sore, ini saya kasih makan tiga kali, ditambah malam hari,” terang Suparno.

Sementara itu, berdasarkan data pemilik atau peternak dan sapi kurban bantuan masyarakat dari presiden tahun 2023, sapi milik Suparno masuk dalam kategori berat sapi minimal 600 kg atau 6 kuintal, dengan kisaran harga Rp 49,5 juta. (radarsolo) Editor : Abdul Rokhim
#karanganyar #sapi kurban presiden #presiden jokowi #idul adha #presiden #Sapi kurban