Bangunan yang terbakar diketahui milik Rohadi. Lokasi tersebut persis disamping perlintasan rel ganda kereta api, Kelurahan Tambakrejo, hanya berjarak kurang lebih 10 meter. Bangunan semi permanen tersebut terlihat hangus, rata dengan tanah. Belasan petugas dari Dinas Kebakaran Kota Semarang juga masih berjibaku memadamkan api.
Sementara, pemilik bangunan tersebut juga terlihat masih syok. Pria ini juga belum bisa mengetahui jumlah total kerugian yang dialaminya.
"Maaf, kepalanya masih pusing. Barang habis semua," katanya singkat, di lokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (27/4).
Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api. Informasi yang diperoleh, kali pertama yang mengetahui kebakaran ini adalah warga yang sedang berada di bangunan bengkel sepeda motor, depan gudang rosok. Tanpa sengaja melihat api yang sudah membesar dan membakar gudang rosok bagian utara.
"Orang-orang ya langsung keluar, nyari alat seadanya memadamkan api. Tapi sudah tak terkendali, semakin membesar," kata warga sekitar, Jafar.
Api berhasil dipadamkan setelah Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan tujuh unit mobil Damkar. Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo menyampaikan tidak adanya korban jiwa dalam kejadian ini, dan hanya kerugian materiil. Namun pihaknya belum bisa menyebutkan berapa jumlah kerugian tersebut. Penyebab kebakaran ini, Hengky juga mengatakan masih dalam penyelidikan.
"Awalnya saksi melihat ada kebakaran rumput. Tapi enggak tau, dibakar atau gimana belum jelas, masih kita cari informasi. Kemudian api membesar mengenai gudang rosok. Penyebabnya, masih penyelidikan," katanya. (mha/ali) Editor : Ali Mustofa