Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pelaku Pembunuhan Sadis di Hotel Oewa Asia Semarang Berhasil Ditangkap, Ini Motifnya

Ali Mustofa • Sabtu, 22 Oktober 2022 | 02:20 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di Hotel Oewa Asia. (Antara Foto)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di Hotel Oewa Asia. (Antara Foto)
SEMARANG – Pelaku pembunuh Rizal Anggriawan alias Kacang, warga Udowo Timur, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara yang ditemukan tewas usai dianiaya di hotel Oewa Asia di Semarang pada Kamis (19/10) dini hari akhirnya ditangkap.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Kamis (20/10) membenarkan peristiwa pembunuhan ini. Pelakunya sudah ketangkap.

“Pelaku pembunuh Rizal Anggriawan adalah Najib, warga Semarang Utara,” ungkap Kapolrestabes.

Kombes Irwan mengatakan, perkelahian berdarah itu terjadi di Hotel Oewa Asia, Jalan Kolonel Sugiono, Semarang Utara, Rabu (19/10) menjelang Kamis (20/10) dinihari.

“Duel dipicu rasa cemburu oleh tersangka Najib terhadap perempuan selingkuhannya bernama Tasya,” ujar Irwan.

Irwan menjelaskan kronologi duelnya kedua laki-laki ini. Menurut Irwan, kejadian bermula saat tersangka dan Tasya check-in di kamar 17 hotel tersebut. Keduanya menenggak minuman keras sembari makan bersama hingga berlanjut melakukan hubungan badan. Tiba-tiba tersangka marah terhadap Tasya lantaran melihat ada bekas ciuman bibir di bagian dadanya.

“Najib bertanya kepada teman wanitanya, kenapa ada tanda di bagian tubuhnya? Kemudian Tasya memberikan penjelasan kalau itu hadiah dari orang lain,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Kamis (20/10).

Tersangka Najib pun meledak emosinya. Ia lantas meminta Tasya untuk memanggil orang yang telah memberinya ciuman tersebut. Tasya pun menghubungi korban Rizal dengan WhatsApp. Saat itu, korban menyanggupi datang sendirian ke hotel.

Sampai hotel, tersangka dan korban langsung berkelahi. Korban melawan dengan celurit yang dibawanya. Namun tersangka lebih jago. Dengan pisau lipat, tersangka yang sudah gelap mata menusuk pipi, kepala, perut, dan pinggang korban. Korban pun jatuh terkapar bersimbah darah. Tersangka yang panik lantas membawa korban ke RSUP dr Kariadi Semarang.

“Karena lukanya sangat parah dan kehabisan darah, korban akhirnya meninggal,” kata Irwan.

Usai penyelidikan, polisi berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan di rumahnya pada Kamis (19/10) lalu.

  Editor : Ali Mustofa
#perkelahian berdarah #polrestabes semarang #rsup dr kariadi semarang #tenggak miras #bekas ciuman bibir #kasus pembunuhan