Bandara King Khalid Riyadh Diserang, Satu Orang Tewas dan 11 Luka-luka

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 08:56 WIB
Asap tebal naik dekat Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Xinhua/aa.
Asap tebal naik dekat Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Xinhua/aa.

RADAR KUDUS - Serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan menewaskan satu orang dan menyebabkan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.

Informasi tersebut disampaikan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) pada Senin dini hari waktu setempat.

Mengutip Antara, GACA mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia merupakan warga negara Pakistan.

Sementara itu, para korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Serangan tersebut juga mengakibatkan kerusakan material yang hingga kini masih dalam proses pendataan dan penilaian.

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman melaporkan sebuah proyektil yang belum diketahui jenisnya menghantam Terminal 4 Bandara Internasional King Khalid pada Minggu sore (11/10). Insiden itu memicu kebakaran di area terminal.

Serangan tersebut terjadi sehari setelah insiden lain di bandara yang sama.

Dalam laporan sebelumnya, serangan itu disebut menewaskan 12 orang dan mengakibatkan lebih dari 300 orang terluka.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menuding kelompok Houthi di Yaman berada di balik serangan tersebut.

Koalisi juga menyatakan akan memberikan respons tegas dan menilai insiden itu sebagai pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.

Editor : Ali Mustofa
Serangan Bandara Riyadh Bandara Internasional King Khalid Konflik Houthi Yaman Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) arab saudi