Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Bertambah Jadi 132 Orang

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:42 WIB
Ilustrasi wilayah Kolombia yang diguncang gempa. /ANTARA/Anadolu/py.
Ilustrasi wilayah Kolombia yang diguncang gempa. /ANTARA/Anadolu/py.

RADAR KUDUS - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Kolombia terus bertambah.

Data terbaru pemerintah yang dikutip stasiun televisi Caracol menyebutkan, sebanyak 132 orang meninggal dunia, sedangkan 570 lainnya mengalami luka-luka.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan laporan sebelumnya.

Pihak berwenang Kolombia sebelumnya mencatat 111 korban meninggal dunia dan 87 orang mengalami luka akibat bencana tersebut.

Selain menelan korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan cukup luas terhadap berbagai bangunan dan fasilitas umum.

Berdasarkan data awal, sedikitnya 1.575 rumah mengalami kerusakan, dengan 61 bangunan di antaranya dilaporkan hancur sepenuhnya.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas publik.

Tercatat 18 fasilitas kesehatan, 52 institusi pendidikan, 18 ruas jalan, serta tujuh bandara turut terdampak akibat guncangan gempa.

Pereira dan Kawasan Coffee Axis Paling Terdampak

Menurut laporan Caracol, dampak terparah dirasakan di wilayah Pereira dan sejumlah daerah yang berada di kawasan Coffee Axis.

Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi di District Valle del Cauca dan Choco.

Jumlah korban diperkirakan masih dapat berubah.

Petugas terus melakukan pencarian dan penyelamatan di sejumlah lokasi yang terdampak, sehingga proses pendataan korban masih berlangsung.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 7,4 tersebut mengguncang Kolombia pada Senin pagi.

Pusat gempa atau episentrum dilaporkan berada di sekitar wilayah administratif San Jose del Palmar, District Choco.

Guncangan kuat tersebut tidak hanya terasa di berbagai wilayah Kolombia.

Getaran gempa juga dirasakan di sejumlah negara yang berada di sekitar Kolombia, termasuk Venezuela, Ekuador, dan Panama.

Status Bencana Nasional Ditetapkan

Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan kondisi tersebut sebagai bencana nasional.

Langkah itu diikuti dengan pengerahan personel penyelamat ke sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Tim pencarian dan pertolongan turut dikirim dari beberapa kota, antara lain Bogota, Envigado, Yopal, dan Medellin.

Para petugas dikerahkan untuk mencari korban yang kemungkinan masih berada di bawah reruntuhan sekaligus membantu proses evakuasi masyarakat terdampak.

Dengan operasi penyelamatan yang masih berlangsung, pemerintah dan petugas terkait terus memperbarui data korban serta kerusakan akibat gempa.

Editor : Ali Mustofa
gempa kolombia korban tewas bencana nasional meninggal dunia gempa bumi