Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tragedi Gempa Venezuela Makin Memilukan, Ratusan Bangunan Hancur dan 920 Tewas

Ali Mustofa • Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:17 WIB
Warga dan petugas penyelamat mencari melalui reruntuhan bangunan yang runtuh di Caracas. (Ariana Cubillos/AP)
Warga dan petugas penyelamat mencari melalui reruntuhan bangunan yang runtuh di Caracas. (Ariana Cubillos/AP)

RADAR KUDUS – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela terus bertambah.

Hingga Sabtu (27/6/2026), pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 920 orang meninggal dunia, sementara 3.630 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, menyampaikan bahwa gempa kembar yang terjadi pada Rabu (24/6/2026), disusul gempa susulan berkekuatan tinggi, mengakibatkan kerusakan luas di sejumlah wilayah.

Daerah yang mengalami dampak paling parah berada di negara bagian La Guaira, yang mengalami kerusakan infrastruktur cukup signifikan.

Menurut Rodríguez, sedikitnya 383 bangunan mengalami kerusakan berat sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.

Selain itu, sebanyak 3.007 warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan kini mengungsi di berbagai lokasi penampungan sementara serta rumah sakit lapangan yang disiapkan pemerintah.

Proses pencarian korban hingga kini masih berlangsung. Tim penyelamat yang dibantu personel pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara terus menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari kemungkinan adanya korban yang masih hidup.

Pemerintah Venezuela juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan menuju wilayah La Guaira kecuali untuk kepentingan mendesak.

Kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut dinilai dapat menghambat distribusi bantuan, proses evakuasi korban, serta memperlambat operasi tanggap darurat yang masih berlangsung.

Sementara itu, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa Venezuela diguncang dua gempa besar pada Rabu (24/6/2026) dengan selang waktu hanya sekitar 39 detik.

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2, disusul gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5.

USGS menjelaskan, gempa berkekuatan magnitudo 7,5 berpusat sekitar 14,3 mil di tenggara Kota Yumare, negara bagian Yaracuy.

Sedangkan gempa magnitudo 7,2 berlokasi sekitar 14,9 mil di timur laut Kota San Felipe, yang juga berada di negara bagian Yaracuy.

Hingga kini, otoritas Venezuela masih terus melakukan pendataan terhadap korban maupun kerusakan akibat bencana tersebut.

Jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah seiring berlanjutnya proses evakuasi dan pencarian di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.

Editor : Ali Mustofa
#pencarian korban #venezuela #meninggal dunia #gempa bumi