RADAR KUDUS – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia yang akan pulang ke Tanah Air agar memperhatikan ketentuan mengenai barang bawaan saat berada di bandara.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kendala selama proses pemeriksaan keamanan hingga keberangkatan pesawat.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan masih banyak ditemukan koper milik jemaah yang harus dibuka kembali karena berisi barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan penerbangan.
Kondisi tersebut dinilai dapat memperlambat proses pelayanan di bandara dan berpotensi mengganggu jadwal penerbangan.
"Sampai hari ini kita masih sering temukan ada barang bawaan yang harus dibongkar di bandara," ujar Abdul Basir saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Senin (22/6/2026).
Basir menegaskan, kepatuhan terhadap ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan Arab Saudi menjadi salah satu faktor penting agar proses pemulangan jemaah berjalan lancar.
Oleh karena itu, setiap jemaah diminta memastikan seluruh barang yang dibawa telah memenuhi aturan yang berlaku sebelum tiba di bandara.
Ia juga mengimbau jemaah untuk memeriksa kembali isi koper maupun tas kabin sebelum berangkat dari pemondokan.
Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menghindarkan jemaah dari keharusan membongkar barang saat pemeriksaan keamanan serta mempercepat proses keberangkatan.
Selain itu, PPIH meminta seluruh jemaah mengikuti arahan petugas yang bertugas di bandara.
Dengan kerja sama dan kedisiplinan seluruh jemaah, proses kepulangan ke Indonesia diharapkan berlangsung tertib, aman, nyaman, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.