Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

WNI dan Wisatawan Asing Perlu Tahu, Biaya Visa Jepang Naik

Anita Fitriani • Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:03 WIB
Jepang menaikkan biaya visa bagi warga negara asing mulai 1 Juli 2026 (Foto: Istock)
Jepang menaikkan biaya visa bagi warga negara asing mulai 1 Juli 2026 (Foto: Istock)

 

 

 

JEPANG — Pemerintah Jepang telah menyetujui perubahan tarif biaya visa bagi warga negara asing yang akan mulai efektif pada 1 Juli 2026. 

Kebijakan baru ini meningkatkan biaya visa hingga lima kali lipat dari tarif yang ada sebelumnya, menjadi perubahan pertama setelah 1978 setelah tidak ada revisi selama hampir 48 tahun.

Dalam peraturan yang baru, tarif visa untuk kunjungan sekali (single-entry) meningkat dari 3. 000 yen atau sekitar Rp330.500 menjadi 15.000 yen atau sekitar Rp1,6 juta. Sementara itu, untuk visa dengan beberapa kali masuk (multiple-entry), biayanya naik dari 6. 000 yen atau sekitar Rp661.000 menjadi 30.000 yen atau sekitar Rp3,3 juta.

Kebijakan ini disetujui oleh pemerintah Jepang pada 19 Juni 2026 sebagai bagian dari pembaruan biaya layanan imigrasi yang telah lama tidak diperbaharui.

Baca Juga: Anggaran MBG Dialihkan ke Kelompok Rentan: BGN Coret 76 Sekolah Mampu di Pulau Jawa

Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menjelaskan bahwa keputusan untuk menaikkan biaya visa dibuat dengan memperhatikan kenaikan harga barang dan jasa atau inflasi yang telah terjadi selama beberapa dekade terakhir.

Penyesuaian tarif ini diperlukan untuk mencocokkan biaya administrasi dan layanan yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Ini adalah kenaikan biaya pertama sejak 1978, sebagai respons terhadap tekanan inflasi dan penurunan nilai yen.

Kenaikan tarif visa ini diperkirakan akan diperhatikan oleh wisatawan internasional yang berencana untuk mengunjungi Jepang, khususnya bagi mereka yang memerlukan visa untuk tujuan liburan, bisnis, atau kunjungan lainnya.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terkoreksi Usai AS–Iran Sepakat Redakan Konflik, Pasar Energi Mulai Longgar

Meskipun biaya pengurusan visa meningkat secara signifikan, pemerintah Jepang masih berharap bahwa sektor pariwisata di negara tersebut dapat terus tumbuh seiring dengan meningkatnya minat wisatawan asing setelah pemulihan ekonomi global. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#biaya visa jepang #visa jepang #jepang #wisatawan