RADAR KUDUS – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dan langsung mencatatkan sejarah baru sebagai penyelenggaraan terbesar sejak turnamen ini pertama kali digelar.
Untuk kali pertama, ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tak hanya dari sisi penyelenggaraan, Piala Dunia edisi kali ini juga menghadirkan perubahan besar dalam jumlah peserta.
FIFA memperluas kompetisi menjadi 48 tim dari berbagai konfederasi, meningkat signifikan dibandingkan format sebelumnya yang hanya diikuti 32 negara.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, format kompetisi pun mengalami perubahan.
Seluruh tim dibagi ke dalam 12 grup untuk menjalani fase penyisihan sebelum melangkah ke babak gugur.
Perubahan tersebut membuat total pertandingan melonjak menjadi 104 laga, jauh lebih banyak dibandingkan Piala Dunia 2022.
Final turnamen dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026.
Format baru ini diharapkan memberikan kesempatan lebih besar bagi negara-negara dari berbagai kawasan untuk tampil di panggung sepak bola dunia sekaligus menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif.
Laga-laga pembuka fase grup langsung menyajikan berbagai hasil menarik.
Meksiko yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah sukses membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan di Grup A.
Pada pertandingan lainnya di grup yang sama, Korea Selatan berhasil mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Di Grup D, Amerika Serikat tampil dominan saat mengalahkan Paraguay 4-1. Australia juga memulai turnamen dengan hasil positif setelah menundukkan Turki 2-0.
Sementara itu, Jerman menjadi tim paling produktif sejauh ini. Raksasa Eropa tersebut menghancurkan Curacao dengan skor telak 7-1 pada pertandingan Grup E.
Tidak semua tim unggulan berhasil meraih kemenangan pada laga perdana.
Brasil harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Maroko di Grup C.
Hasil serupa juga dialami Belanda yang bermain imbang 2-2 menghadapi Jepang pada pertandingan Grup F.
Sementara itu, Spanyol gagal membongkar pertahanan Tanjung Verde dan harus mengakhiri laga Grup H dengan skor 0-0.
Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa persaingan pada Piala Dunia 2026 berlangsung sangat ketat sejak pertandingan pertama.
Turnamen kali ini juga menyedot perhatian karena diperkirakan menjadi penampilan terakhir dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, di ajang Piala Dunia.
Kedua pemain veteran tersebut masih dipercaya membela negaranya masing-masing dan berpeluang menambah catatan sejarah dalam turnamen yang menjadi impian setiap pesepak bola.
Selain mereka, perhatian publik juga tertuju kepada sejumlah bintang generasi baru seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, hingga talenta muda Spanyol, Lamine Yamal, yang diprediksi menjadi wajah baru sepak bola dunia.
Fase grup masih akan berlangsung hingga akhir Juni dengan puluhan pertandingan yang siap digelar.
Tim-tim unggulan berusaha menjaga konsistensi demi mengamankan tiket ke fase gugur, sedangkan sejumlah negara nonunggulan bertekad menciptakan kejutan dan mengubah peta persaingan.
Dengan format baru, jumlah peserta yang lebih banyak, serta deretan bintang dari berbagai generasi, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling menarik dan kompetitif sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Editor : Ali Mustofa