Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pejabat Tinggi Keamanan Iran Tewas, Ketegangan Teheran–Tel Aviv Memanas

Ali Mustofa • Selasa, 7 April 2026 | 11:05 WIB
Majid Khademi, Kepala Intelijen IRGC yang tewas dalam serangan (Gulf News)
Majid Khademi, Kepala Intelijen IRGC yang tewas dalam serangan (Gulf News)

RADAR KUDUS – Kepala Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayjen Seyed Majid Khademi, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi sasaran serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran.

Stasiun televisi nasional IRIB mengutip keterangan IRGC yang menyebut Khademi “gugur sebagai martir” dalam serangan yang dikategorikan sebagai aksi teror oleh pihak asing.

Media Iran menuding operasi tersebut dilakukan oleh “musuh Amerika-Zionis”, merujuk langsung pada Washington dan Tel Aviv.

Mengutip laporan Reuters, Israel kemudian mengakui keterlibatan dalam operasi tersebut.

Menteri Pertahanan Israel bersama Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan berada di balik serangan yang menewaskan pejabat tinggi intelijen Iran tersebut.

Khademi diketahui baru menjabat sebagai kepala intelijen IRGC sejak Juni 2025.

Ia menggantikan Jenderal Mohammad Kazemi yang sebelumnya juga tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel.

Pergantian berulang pada posisi strategis ini menyoroti tingginya risiko yang dihadapi para pejabat puncak keamanan Iran.

Sepanjang kariernya, Khademi dikenal sebagai figur penting dalam bidang intelijen dan kontra-spionase.

Ia pernah memimpin Organisasi Perlindungan Intelijen IRGC yang bertugas menjaga keamanan internal dan mencegah infiltrasi asing.

Selain itu, ia juga pernah menempati posisi senior di Kementerian Pertahanan Iran.

Organisasi intelijen IRGC sendiri merupakan salah satu pilar utama sistem keamanan Iran.

Lembaga ini berperan besar dalam pengawasan domestik serta sering bekerja paralel dengan kementerian intelijen sipil dalam menghadapi ancaman eksternal.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa Khademi tewas akibat serangan yang disebut sebagai aksi teror Amerika dan Israel.

Pernyataan tersebut memperkuat narasi Iran bahwa serangan ini merupakan bagian dari konfrontasi langsung dengan pihak luar.

Di sisi lain, pengakuan terbuka Israel menunjukkan pendekatan yang semakin terang-terangan dalam menghadapi Iran.

Dalam beberapa tahun terakhir, Israel secara konsisten menargetkan figur penting dalam struktur militer dan intelijen Iran sebagai bagian dari strategi melemahkan jaringan keamanan Teheran.

Kematian Khademi menambah daftar pejabat tinggi Iran yang tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel, sekaligus menandai meningkatnya intensitas konflik yang menyasar lingkaran inti keamanan negara tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut kematian Khademi sebagai konsekuensi dari “kegagalan” Amerika Serikat dan Israel di medan perang.

Ia menegaskan bahwa gugurnya Khademi tidak akan melemahkan kekuatan militer Iran dan menyatakan bahwa tindakan pembunuhan tidak akan menggoyahkan cita-cita negara tersebut.

Editor : Ali Mustofa
#irgc #meninggal #iran #Israel #amerika serikat