Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masjid Al-Aqsa Terancam, Penggalian Terowongan Israel Picu Kekhawatiran Runtuhnya Situs Suci

Iwan Arfianto • Jumat, 24 Oktober 2025 | 21:48 WIB
Kompleks Masjid Al Aqsa. 
Kompleks Masjid Al Aqsa. 

RADAR KUDUS – Otoritas Yerusalem memperingatkan bahwa proyek penggalian terowongan bawah tanah yang dilakukan Israel di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem dapat menimbulkan ancaman serius bagi stabilitas struktur masjid suci tersebut.

Peringatan ini disampaikan oleh Marouf al-Rifai, penasihat Kantor Gubernur Yerusalem, dalam wawancara dengan kantor berita Palestina WAFA pada Kamis (23/10) waktu setempat, sebagaimana dikutip Al Arabiya, Jumat (24/10/2025).

“Kami memperingatkan Israel agar menghentikan seluruh aktivitas penggalian lama maupun baru di bawah Masjid Al-Aqsa, terutama terowongan yang menghubungkan sejumlah situs kolonial,” tegas Al-Rifai.

Menurutnya, aktivitas penggalian tersebut berpotensi merusak bangunan bersejarah, seperti rumah-rumah kuno dan sekolah tua di kawasan sekitarnya.

Lebih parah lagi, tanah di bawah Masjid Al-Aqsa bisa tergerus, sehingga mengancam pondasi utama masjid dan dapat menyebabkan keruntuhan sebagian strukturnya.

Al-Rifai menambahkan, penggalian yang dilakukan tidak mengikuti metodologi ilmiah apa pun dan dinilai melanggar status quo di kawasan suci Yerusalem.

Ia menilai proyek tersebut bermotif politik, bukan penelitian arkeologis seperti yang sering diklaim pihak Israel.

Selain aktivitas bawah tanah, pasukan Israel juga disebut melancarkan penggerebekan di sekitar gerbang kompleks Al-Aqsa.

Mereka membagikan perintah pembongkaran yang menargetkan sejumlah bengkel dan pabrik logam serta furnitur milik warga Palestina.

Menurut Al-Rifai, tindakan tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang Israel untuk membangun infrastruktur baru, termasuk ruas jalan, bundaran, dan jembatan yang akan menghubungkan Anata dengan pos pemeriksaan Hizma.

Ia menuding Israel menggunakan dalih administratif seperti “tidak memiliki izin” untuk menyingkirkan bangunan Palestina di sepanjang rute proyek tersebut.

Di sisi lain, ketegangan di kompleks Masjid Al-Aqsa kembali meningkat setelah sekelompok pemukim Israel, dengan pengawalan ketat aparat keamanan, dilaporkan menyerbu area masjid pada Kamis (23/10).

Para saksi mata menyebut rombongan itu masuk secara bergelombang dan melakukan “tur provokatif” di area suci umat Islam tersebut.

Beberapa pekan terakhir, Israel juga memperketat pengamanan di berbagai gerbang masuk ke kompleks Al-Aqsa dengan menambah pasukan polisi dan militer, seiring meningkatnya aksi penyerbuan oleh kelompok pemukim Yahudi.

Ketegangan di Yerusalem ini kembali memicu kekhawatiran komunitas internasional akan potensi eskalasi konflik baru antara warga Palestina dan Israel, terutama menyangkut keberlangsungan situs suci yang menjadi simbol keagamaan dunia itu.

Editor : Ali Mustofa
#Masjid Al-Aqsa #Israel #palestina #yerusalem