RADAR KUDUS - Supermodel Bella Hadid kembali menjadi perbincangan dunia setelah mengunggah serangkaian foto di Instagram yang memperlihatkan dirinya tengah terbaring di rumah sakit, lengkap dengan selang infus dan peralatan medis.
Dalam unggahannya, wanita berusia 28 tahun itu menuliskan pesan singkat namun menyentuh hati, “I’m sorry I always go MIA I love you guys.”
Kalimat itu seakan menjadi permintaan maaf kepada jutaan pengikutnya karena ia sering menghilang dari sorotan publik.
Foto-foto tersebut menampilkan sisi rentan dari seorang model yang biasanya identik dengan panggung mode, gaun mewah, dan pemotretan glamor.
Bella terlihat emosional, sesekali menutupi mulutnya dengan ekspresi cemas, dan wajahnya tampak merah akibat tangisan.
Unggahan itu langsung menuai simpati, dengan ribuan komentar dukungan yang datang dari penggemar dan rekan selebritas.
Dukungan dari Keluarga dan Sang Ibu
Salah satu reaksi paling menyentuh datang dari sang ibu, Yolanda Hadid, mantan bintang reality show Real Housewives of Beverly Hills.
Ia membagikan foto dirinya sedang memeluk Bella di ranjang rumah sakit dan menuliskan pesan penuh emosi. “Melihat Bella berjuang dalam diam memotong sampai ke inti terdalam dari rasa putus asa dalam diriku,” tulisnya.
Yolanda mengungkapkan bahwa penyakit yang diderita putrinya adalah Lyme Disease kronis, sebuah kondisi neurologis yang sering kali sulit dipahami orang lain.
Ia menyebut Bella sebagai “pejuang Lyme” dan memuji ketegaran serta keberaniannya. “Tidak ada anak yang seharusnya menderita dalam tubuhnya dengan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan.
Aku mengagumi keberanianmu, meski protokol medis sering gagal dan kamu terus mengalami kemunduran,” lanjutnya.
Baca Juga: Terbaring di RS, Bella Hadid Curhat Tentang Perjuangan 15 Tahun Lawan Penyakit Lyme
Realitas Pahit Penyakit Lyme
Lyme disease adalah penyakit bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ratusan ribu orang di Amerika dirawat setiap tahunnya karena penyakit ini.
Gejala umumnya termasuk demam, sakit kepala, kelelahan, nyeri tubuh, ruam kulit, hingga gangguan saraf jika dibiarkan.
Namun, istilah “Chronic Lyme Disease” atau Lyme kronis masih menjadi perdebatan di kalangan medis.
CDC bahkan tidak menganjurkan penggunaannya karena penyebab gejala jangka panjang belum sepenuhnya dipahami.
Meskipun demikian, banyak pasien seperti Bella yang mengalami gejala berulang dan berkepanjangan sehingga memengaruhi kualitas hidup mereka.
Perjuangan Panjang Sejak 2013
Bella pertama kali didiagnosis menderita penyakit Lyme pada 2013, bersama ibunya dan adik laki-lakinya, Anwar.
Sejak itu, kehidupannya di balik layar jauh dari kata mudah. Dalam wawancara sebelumnya, ia pernah mengungkapkan bahwa ia harus menjalani lebih dari 100 hari perawatan intensif untuk kembali merasa “sehat.”
Sebagai salah satu model papan atas dunia, Bella mengakui bahwa ia kerap merasa terjebak antara tuntutan tampil sempurna di depan publik dan realitas sakit yang dialaminya.
“Hidup tidak selalu seperti yang terlihat di luar. Bagian tersulit dari perjalanan ini adalah dihakimi dari penampilan, bukan dari perasaan,” ujarnya dalam wawancara dengan People.
Inspirasi Bagi Banyak Orang
Meskipun sedang berjuang melawan penyakit kronis, Bella terus menjadi inspirasi bagi banyak penggemarnya.
Unggahannya bukan hanya menjadi bentuk keterbukaan, tetapi juga mengajak masyarakat memahami bahwa kesehatan mental dan fisik seseorang tidak selalu terlihat.
Gigi Hadid, sang kakak, turut memberikan dukungan lewat komentar manis. “Aku mencintaimu!
Semoga kamu segera merasa sekuat dan sebaik yang kamu inginkan,” tulisnya. Sejumlah selebritas lain seperti Nikki Reed ikut mengirimkan doa dan energi positif.
Harapan dan Pesan Positif
Lewat pesan terbarunya, Bella menyampaikan rasa syukur kepada ibunya yang selalu mendampingi dan menyimpan seluruh rekam medisnya.
Ia juga berterima kasih kepada orang-orang yang tetap percaya dan mendukungnya dalam perjalanan panjang ini.
“Anak kecil di dalam diriku yang pernah menderita pasti akan bangga karena aku tidak menyerah pada diriku sendiri,” ungkapnya.
Kisah Bella Hadid menjadi pengingat penting bahwa di balik wajah-wajah cantik yang kita lihat di media sosial, ada perjuangan nyata yang kadang tak terlihat.
Dengan membagikan kisahnya, Bella membantu membuka mata publik tentang pentingnya empati dan dukungan bagi penderita penyakit kronis, terutama mereka yang berjuang dalam diam.
Editor : Mahendra Aditya