Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngeri, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Libanon, 492 orang Tewas, Perang Semakin Mencekam!

Nibros Hassani • Selasa, 24 September 2024 | 16:29 WIB
Foto: ledakan di salah satu sisi Lebanon, tangkapan layar dari Skynews
Foto: ledakan di salah satu sisi Lebanon, tangkapan layar dari Skynews

RADAR KUDUS - Perang antara Israel dan Libanon semakin mencekam.

Israel telah melancarkan serangan udara kepada Hizbullah di Lebanon pada hari Senin (23/9/2024).

Kementerian kesehatan Lebanon mengatakan sedikitnya 492 orang tewas termasuk 35 anak-anak, dan 1.645 orang terluka.

Baca Juga: Viral! Karyawan 26 tahun di India Meninggal Dunia Diduga Gegara Kelelahan, Kok Bisa?

Jumlah tersebut menandai kematian tertinggi di Lebanon sejak perang saudara tahun 1975-1990.

Melansir dari Aljazeera, perwakilan UNICEF Catherine Russell mengatakan serangan yang terjadi telah menjadi eskalasi yang berbahaya bagi warga sipil.

Anak-anak berada dalam bahaya dan banyak yang mengungsi dari rumah mereka.

Baca Juga: POTRET Menggemaskan Moo Deng, Bayi Kuda Nil Thailand yang Viral di Medsos

Saat bom berjatuhan, anak-anak berdesakan di pangkuan orang tua dan jalanan macet total.

"Saya ambil semua dokumen penting dan kami keluar. Serangan terjadi di sekeliling kami. Itu mengerikan," kata Abed Afou dilansir dari Reuters.

Beberapa orang menyelamatkan diri dari serangan dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Viral Kisah Gisele Pelicot, Perempuan Prancis yang Dibius selama 10 tahun oleh Mantan Suaminya dan Dirudapaksa Puluhan Laki-Laki

Baca Juga: Kate Middleton Anggota Kerajaan Inggris Berbagi Kabar setelah Jalani Kemoterapi

Mereka tidak tahu di mana mereka akan tinggal, tetapi mereka hanya ingin aman dan tiba di Beirut.

Nasser Yassin, menteri Lebanon koordinator krisis mengatakan sudah ada 89 tempat penampungan sementara di sekolah dan fasilitas lainnya yang telah diaktifkan, dengan kapasitas lebih dari 26.000 orang.

Baca Juga: Penangkapan Alice Guo di Tangerang, Polri Bernegosiasi dengan Pemerintah Filipina Untuk Tukar Buronan

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat mengirimkan pernyataan video singkat yang ditujukan kepada rakyat Lebanon sebelum serangan terjadi, mengatakan serangan tersebut ditujukan kepada Hizbullah.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan pihaknya turut mengikuti perkembangan di Lebanon dan berharap agar semua pihak untuk menahan diri sepenuhnya terhadap serangan tersebut.

Baca Juga: Viral Geng TKI di Jepang, KBRI Tokyo Beri Imbauan Serius: Jangan Bikin Onar dan Jaga Nama Baik Indonesia

Arab Saudi meminta masyarakat internasional dan pihak-pihak lain untuk mengambil peran dan tanggung jawab mereka untuk mengakhiri semua konflik dan menekankan pentingnya menghormati kedaulatan Lebanon.

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#lebanon diguncang ledakan #lebanon #Kabar Dunia #Israel #lebanon bagai neraka #netanyahu