RADAR KUDUS - Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik dan Kepala Negara Vatikan, dijadwalkan untuk mengunjungi Indonesia pada 3-6 September 2024.
Lawatan ini merupakan bagian dari misi globalnya untuk mempromosikan kerukunan antarumat beragama, dan merupakan kunjungan pertama Paus ke Indonesia dalam lebih dari tiga dekade.
Berikut adalah poin-poin utama terkait kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia:
1. Misi Perdamaian Antaragama
Paus Fransiskus dikenal sebagai tokoh yang memprioritaskan kerukunan antarumat beragama selama 11 tahun masa kepemimpinannya.
Kunjungan ke Indonesia, negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, menjadi langkah penting dalam misi tersebut.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa kunjungan ini menjadikan Indonesia sebagai simbol perdamaian dan pilar toleransi antaragama.
2. Kunjungan ke Masjid Istiqlal
Salah satu agenda utama Paus Fransiskus di Indonesia adalah kunjungan ke Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Kamis, 5 September 2024.
Di sana, Paus akan mengunjungi "Terowongan Persahabatan," yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.
Terowongan ini dibangun sebagai simbol kerukunan beragama, dan kunjungan Paus ke tempat ini diharapkan dapat memperkuat pesan perdamaian dan persahabatan antarumat beragama di Indonesia.
3. Penerimaan dari Umat Beragama di Indonesia
Kunjungan Paus Fransiskus disambut dengan antusiasme oleh umat Katolik di Indonesia, yang hanya sekitar tiga persen dari populasi.
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, juga menyambut baik kunjungan ini, mengajak semua warga Indonesia untuk menghormati tamu istimewa ini, terlepas dari agama yang dianut.
4. Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia
Berikut adalah jadwal lengkap kunjungan Paus Fransiskus selama di Indonesia:
- Selasa, 3 September 2024: Paus tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
- Rabu, 4 September 2024: Kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka; pertemuan dengan pemerintah, masyarakat sipil, dan korps diplomatik; pertemuan dengan Serikat Jesus (SJ) di Kedutaan Besar Vatikan; dan pertemuan dengan uskup, imam, diakon, serta pelaku hidup bakti di Gereja Katedral, Jakarta.
- Kamis, 5 September 2024: Pertemuan antaragama dan kunjungan ke Masjid Istiqlal; pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Pusat KWI; dan memimpin misa kudus di Stadion Gelora Bung Karno.
- Jumat, 6 September 2024: Paus meninggalkan Jakarta dan melanjutkan perjalanan ke Port Moresby, Papua Nugini.
5. Sejarah Kunjungan Paus ke Indonesia
Kunjungan Paus Fransiskus ini merupakan kunjungan kepausan ketiga dalam sejarah Indonesia. Sebelumnya, Paus Paulus VI mengunjungi Jakarta pada 1970, dan Paus Yohanes Paulus II pada 1989 mengunjungi Jakarta serta beberapa kota lainnya.
Kunjungan ini membawa harapan besar bagi umat Katolik dan menjadi momen bersejarah bagi seluruh masyarakat Indonesia.(Mah)
Editor : Noor Syafaatul Udhma