Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Innalillahi, 6 Orang Tewas Akibat Sengatan Gelombang Panas di Tokyo Jepang

Nibros Hassani • Rabu, 10 Juli 2024 | 17:33 WIB
Ilustrasi heatwave. Foto: istockphoto.com
Ilustrasi heatwave. Foto: istockphoto.com

RADAR KUDUS - Jepang kini tengah dilanda panas terik. Melansir dari media asing CNA, sudah ada 6 warga Tokyo Jepang yang tewas akibat sengatan panas tersebut.

Sebelumnya, seorang pekerja pertanian berusia 86 tahun ditemukan tewas pada Senin di sebuah ladang di wilayah barat daya Fukuoka. Laki-laki tersebut dikelilingi oleh handuk dan botol air ketika ditemukan tewas.

Baca Juga: Hadiri WEF 2024 Dirut BRI Bicara Tentang Kecerdasan Buatan, Tingkatkan Produktivitas Hingga Penguatan Regulasi

Baca Juga: BRI Dinobatkan Sebagai Bank Persero dengan Kinerja Terbaik Pada Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2024

Kematian tersebut menambah data tewasnya warga akibat sengatan panas.

Dikabarkan, salah satu daerah di Jepang yakni Shizuoka menjadi wilayah pertama di Jepang yang suhunya sangat ekstrem, yakni mencapai 40 derajat Celcius.

Baca Juga: PLN Sukses Pasok Listrik Tanpa Kedip, Gelaran MXGP 2024 Seri I Lombok Langsung Lancar

Baca Juga: Xaviera Putri, Mahasiswa Indonesia di KAIST Peserta Clash of Champions Bagikan 5 Tips Berbahasa Korea, Salah Satunya Nonton Drakor

Menurut media lokal, suhu juga mencapai rekor tertinggi mendekati 40 derajat Celcius pada Senin (8/7), di Tokyo dan di wilayah selatan Wakayama.

Pemerintah pun merekomendasikan masyarakat di Jepang untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat panas.

Juga meminta mereka untuk tetap terhidrasi dan menyalakan AC/pendingin ruangan.

Baca Juga: Terbukti Bersalah, DKPP Resmi Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari terkait Kasus Dugaan Asusila Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri

Baca Juga: Transaction Banking dan Bisnis Treasury BRI Raih 2 Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A

Melansir The Guardian, kondisi panas ini tak hanya mengancam warga lansia. Namun juga anak-anak muda di Jepang.

Disebutkan, kelompok muda juga terancam atas sengatan panas ini.

Pada awal Juli saja, petugas pemadam kebakaran dipanggil ke Kyoto setelah sembilan anak menunjukkan gejala sengatan panas saat piknik sekolah.

Tiga orang diantaranya sampai dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Pengalaman Magang Merdeka di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk : Perjalanan Seru dan Mendebarkan di Dunia Recruitment and Selection Specialist

Baca Juga: Tim Peneliti BRIN Berhasil Temukan Lukisan Gua Tertua dari Sulawesi Berusia 51 Ribu Tahun, Bukankah Itu yang Tertua di Dunia?

Lembaga penyiaran publik NHK Jepang juga mempertanyakan bahwa suhu telah mencapai tingkat yang “mengancam jiwa”.

Banyaknya jumlah korban jiwa yang rata-rata per tahun juga menunjukkan sengatan panas ini setara dengan “bencana alam besar”.

Masyarakat pun diperingatkan untuk tidak melakukan aktivitas luar yang tidak penting.

Baca Juga: Terpilih Kembali Jadi Presiden, Erdogan: Ini adalah Kemenangan Turki!

Baca Juga: Wow! Instagram Rilis Aplikasi Siap Saingi Twitter Bulan Depan Nih, Penasaran?

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#bencana alam #panas berlebihan #jepang #sengatan panas #cuaca panas di jepang #cuaca panas #heatwave #lansia tewas