Bermain gim bagi sebagian mahasiswa menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu luang.
Namun, bagi Wafa Alivia Zahra (20), kegemarannya bermain Mobile Legends justru berkembang menjadi aktivitas yang dilakukan hampir setiap hari melalui siaran langsung di TikTok.
Awalnya, mahasiswi UIN Walisongo ini hanya bermain Mobile Legends seperti biasa.
Dari kebiasaan tersebut kemudian muncul ide sederhana untuk mencoba melakukan live streaming. remaja asal majalengka ini berpikir, mengapa tidak bermain gim sekaligus melakukan siaran langsung dan melihat apakah ada orang yang tertarik menonton.
Ide yang awalnya dilakukan secara iseng tersebut ternyata mendapat respons positif. Jumlah penonton yang mengikuti siarannya perlahan meningkat hingga membuat kegiatan live streaming menjadi rutinitas tersendiri.
“Iya awalnya iseng, tapi dulu jauh sebelum itu sebenarnya aku memang pernah pengen jadi streamer game. Nah, waktu itu aku kepikiran, kenapa nggak sambil live stream aja main gamenya, siapa tahu rame. Ternyata alhamdulillah makin ke sini makin rame yang nonton,” ujar Wafa.
Kini, ia melakukan live streaming hampir setiap hari. Waktu siaran biasanya dilakukan pada malam hari, meskipun tidak memiliki jadwal yang benar-benar tetap.
Ketika perkuliahan sedang berlangsung, ia biasanya mulai melakukan streaming setelah kegiatannya sebagai mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)berakhir.
Kebiasaan tersebut membuat bermain gim tidak lagi hanya menjadi aktivitas pribadi. Ia mulai berinteraksi dengan orang-orang yang datang ke siarannya, menyapa penonton baru, hingga bermain bersama mereka.
Namun, perjalanan menjadi streamer tidak selalu berjalan lancar. Salah satu tantangan yang sering dihadapinya adalah jumlah penonton yang tidak selalu ramai. Selain itu, masalah jaringan internet juga terkadang mengganggu jalannya siaran.
“Banyak tantangannya, mulai dari penontonnya sepi, terus jaringan Wi-Fi kadang-kadang ngelag jadi livenya patah-patah, dan masih banyak lagi. Kalau livenya patah-patah, biasanya penonton langsung bilang, ‘Kak, livenya patah-patah.’ Aku pasti langsung minta maaf karena Wi-Finya lagi ngelag,” jelasnya.
Untuk menghadapi kondisi ketika penonton masih sedikit, ia berusaha membangun interaksi sejak awal. Penonton yang baru masuk biasanya langsung disapa agar merasa diperhatikan dan tertarik untuk bertahan lebih lama di dalam siaran.
Menurutnya, interaksi sederhana tersebut cukup membantu membuat suasana live menjadi lebih hidup. Percakapan dengan penonton juga menjadi salah satu bagian yang membuatnya menikmati kegiatan tersebut.
“Kalau masalah penonton sepi, biasanya aku sapa-sapain penonton yang baru nonton. Jadi biar dia nggak langsung keluar dari live aku. Aku ajak ngobrol dulu, jadi biasanya kalau sudah mulai ngobrol, livenya nggak sepi lagi. Buat aku interaksi sama penonton itu penting karena mereka juga datang bukan cuma buat lihat aku main, tapi mungkin juga pengen ngobrol atau cari teman main,” katanya.
Selain mendapatkan penonton, kegiatan live streaming juga membuka peluang bagi Wafa untuk memperoleh penghasilan. Ia menyediakan layanan mabar VIP atau bermain bersama penonton dengan tarif Rp5.000 setiap pertandingan.
Penonton yang ingin bermain bersamanya dapat melakukan donasi melalui tautan Sociabuzz yang tersedia di profil TikTok miliknya. Setelah melakukan donasi, penonton dapat ikut bermain dalam pertandingan Mobile Legends bersamanya.
“Aku buka mabar VIP Rp5.000 per match. Jadi setiap ada yang mau main bareng, harus donate Rp5.000 ke aku lewat link Sociabuzz yang ada di bio profil TikTok. Kalau lagi sepi memang agak susah cari yang mau main, tapi kalau lagi rame kadang sampai banyak yang sudah donate tapi nggak kebagian main. Jadi mereka harus ngantri,” ungkapnya.
Sistem tersebut membuat suasana live streaming terkadang semakin ramai ketika banyak penonton ingin ikut bermain.
Bagi Wafa, kondisi tersebut menjadi salah satu tanda bahwa penonton mulai merasa nyaman untuk berinteraksi dan terlibat langsung dalam siarannya.
Di balik aktivitas bermain gim dan interaksi bersama penonton, ada satu hal yang paling membuatnya merasa tersentuh, yaitu dukungan dari orang-orang yang mengikuti siarannya.
“Yang paling bikin terharu itu support sama semangat dari penontonnya Semoga ke depannya makin rame livenya, makin dikenal banyak orang juga. Aku juga berharap bukan cuma dikenal, tapi semoga bisa menginspirasi banyak orang yang nonton..” tuturnya. (nuril baiti amiliah)
Editor : Ali Mustofa