Mengenal Rosyada Laila, Mahasiswi UIN Walisongo yang Jalani Dunia Konten Tanpa Beban: “Take, Edit, Upload, Lupakan”

uinbroadcasting • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 18:26 WIB
Rosyada Laila Nur Rohmah (dok. pribadi)
Rosyada Laila Nur Rohmah (dok. pribadi)

RADAR KUDUS - Bagi sebagian orang, menjadi content creator sering kali diidentikkan dengan tuntutan tampil sempurna dan kejar-kejaran dengan angka penonton.

Namun, sudut pandang berbeda justru ditunjukkan oleh Rosyada Laila Nur Rohmah (19). Mahasiswi UIN Walisongo ini aktif membagikan konten seputar kecantikan,fashion , hingga gaya hidup ini memilih menjalani dunia perkontenan dengan alur yang santai dan tanpa beban.

Perjalanannya di dunia media sosial sejatinya berawal dari hobi lama yang ditekuni rosya sejak lulus sekolah pada April 2024 lalu. Berbekal ketertarikan pada tren Gen Z dan dunia editing foto serta video, ia mulai memberanikan diri untuk lebih konsisten dan percaya diri mengunggah konten.

Baca Juga: Mengenal Hilwa Rahma Hardiyanti, Juara Olimpiade Biologi, Raih IPK 3,90 dan Jadi Google Student Ambassador

"Ngonten itu kalau bisa jangan dibuat terlalu ribet sampai mengganggu tugas utama. Prinsip aku simpel: take, edit, upload, lalu lupakan. Banyak orang tak bertahan di dunia ini karena menuntut hasil yang instan. Padahal, mie instan saja masih perlu direbus dulu kan?" ungkapnya.

Untuk mensiasati kepadatannya sebagai mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran islam (KPI) , rosya menerapkan strategi yang efisien. Waktu akhir pekan atau momen santai saat berkumpul bersama teman dimanfaatkannya untuk mengambil stok video secara alami. Dengan begitu, aktivitas ngonten tetap berjalan tanpa merusak fokus utamanya di bangku perkuliahan.

Meski dibawakan dengan santai, bukan berarti perjalanan rosya bebas dari tantangan. Karena mengelola seluruh proses produksi secara mandiri mulai dari riset tren, pengambilan gambar, hingga editing ia mengaku tantangan terbesar hadir saat harus memenuhi kerja sama dengan brand.

Baca Juga: Mengenal Mustikajati, Berawal dari Laptop Pemberian Kakak, Kini Aktif Berprestasi di Dunia Film

"Di situ harus mengeluarkan usaha dua kali lipat untuk membangun kepercayaan dari brand, apalagi masih dikerjakan sendiri dan dikejar deadline. Tapi kalau video yang aku buat tanpa sengaja bisa membantu UMKM atau tempat yang aku ulas jadi lebih ramai, rasanya sangat puas dan berkesan," jelasnya.

Menariknya, meski dunia digital menjanjikan panggung kepopuleran, mahasiswi bertalenta asal lamongan ini tetap menempatkan pendidikan akademik sebagai fondasi utama. Di luar rutinitas kuliah dan ngonten, ia kini tengah fokus mengasah kemampuannya dalam berbahasa Inggris sebagai bekal hidup masa depan.

Bagi mahasiswi rosya, impian terbesarnya bukan sekadar menjadi kreator dengan jutaan pengikut, melainkan menjadi sosok yang berdampak positif dan dipercaya. Lebih dari itu, ia menyimpan mimpi besar untuk membawa skill bahasanya menembus batas negara.

"Mimpi terbesarku ingin memanfaatkan kemampuan bahasa untuk melanjutkan studi atau berkarier di luar negeri (go abroad). Tugas kita hari ini cukup berusaha, berdoa, dan terus mengevaluasi diri agar lebih baik dari kemarin. Soal hasil, biarkan Tuhan yang menentukan," pungkasnya mantap. (nuril baiti amiliah)

Editor : Mahendra Aditya
ngonten santai uin walisongo content creator mahasiswa