Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Srikandi di Dinding Maut: Berawal dari Joki Tong Setan Pasar Malam, Karmila Purba Kini Taklukkan Panggung Eropa

Ghina Nailal Husna • Kamis, 11 Juni 2026 | 21:46 WIB
Srikandi di Dinding Maut: Berawal dari Joki Tong Setan Pasar Malam, Karmila Purba Kini Taklukkan Panggung Eropa
Srikandi di Dinding Maut: Berawal dari Joki Tong Setan Pasar Malam, Karmila Purba Kini Taklukkan Panggung Eropa

 

RADAR KUDUS — Riuh rendah suara mesin motor yang menderu di dalam silinder kayu raksasa bukan lagi hal asing bagi Karmila Purba.

Perempuan tangguh kelahiran Simalungun, Sumatra Utara ini, sukses menghentak dunia internasional melalui profesinya yang tidak biasa.

Karmila, yang mengawali kariernya sebagai joki "Tong Setan" di pasar malam lokal, kini berhasil mengharumkan nama Indonesia hingga ke benua Eropa.

Baca Juga: Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Chatib Basri: Fondasi Ekonomi Hari Ini Jauh Lebih Kuat ketimbang Krisis 1998

Di panggung internasional, atraksi ekstrem ini dikenal dengan sebutan Wall of Death (Dinding Maut).

Sebuah pertunjukan yang menuntut keberanian mutlak, di mana seorang pengendara motor harus memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi mengitari dinding silinder vertikal sejajar dengan tanah, mengandalkan gaya sentrifugal agar tidak jatuh terhempas. 

Di balik kemudi itu, Karmila membuktikan bahwa gender bukanlah batasan untuk menguasai hobi dan profesi yang memacu adrenalin ini.

Menembus Stigma dari Pasar Malam Lokal

Perjalanan Karmila menuju panggung dunia tidaklah bertabur kemudahan. Ia merintis jalannya dari bawah, hidup berpindah-pindah dari satu lapangan kota ke kota lain mengikuti ritme komidi putar dan pasar malam sejak tahun 2014.

Kala itu, dunia joki tong setan didominasi penuh oleh kaum adam. Kehadiran Karmila sebagai seorang remaja perempuan tentu memicu skeptisisme sekaligus decak kagum.

Namun, ia memilih menutup telinga dari stigma negatif dan fokus mengasah keterampilannya menjaga keseimbangan di atas roda dua.

Konsistensi, disiplin, dan nyalinya yang sekeras baja perlahan mulai membuahkan hasil. 

Sosoknya mulai menarik perhatian pembuat film dokumenter dan media internasional yang terpukau oleh kelincahannya menantang maut di dalam tong kayu.

Pintu gerbang internasional mulai terbuka lebar bagi Karmila pada tahun 2018. Ia mendapatkan undangan resmi untuk tampil memamerkan kebolehannya di Thailand.

Pengalaman pertamanya di luar negeri tersebut menjadi titik balik krusial yang memperluas jaringan serta mental bertandingnya di kancah atraksi ekstrem global.

Mengguncang Inggris dengan Indian Scout

Puncak pembuktian dedikasi Karmila terjadi pada tahun 2024 lalu. Penampilan apiknya di Asia membawa Karmila terbang jauh ke Inggris untuk memenuhi undangan tampil di salah satu festival otomotif dan atraksi ekstrem paling bergengsi di Eropa.

Tidak lagi menggunakan motor bebek modifikasi seperti yang biasa ia kendarai di pasar malam Indonesia, di Inggris Karmila ditantang untuk menaklukkan Wall of Death dengan mengendarai Indian Scout—sebuah motor gede (moge) legendaris bertubuh kekar dan berbobot jauh lebih berat.

Tanpa ragu, srikandi asal Sumatra ini sukses melesat di dinding vertikal Inggris, memukau ribuan pasang mata warga Eropa yang hadir.

Baca Juga: Delapan Santriwati Jadi Korban Pencabulan Habib Gadungan di Semarang

Tepuk tangan riuh membahana menyambut keberhasilan Karmila menyelesaikan atraksinya dengan mulus.

Kisah perjalanan hidup Karmila Purba dari riuhnya pasar malam pelosok Sumatra hingga gegap gempita panggung Eropa menjadi bukti nyata.

Bahwa ketekunan, keberanian, dan konsistensi pada bidang yang ditekuni—seaneh apa pun itu di mata masyarakat—mampu melahirkan prestasi yang diakui oleh dunia. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Karmila Purba #joki Tong Setan #Wall of Death Indonesia #atraksi ekstrem Eropa #Indian Scout Inggris