RADAR KUDUS - Semangat generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah terus bermunculan.
Salah satunya ditunjukkan oleh Aulia Dewi, mahasiswi semester tiga Program Studi Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang (Polines), yang baru-baru ini terpilih sebagai Duta Wisata Rembang.
Predikat tersebut diraihnya setelah berhasil mengungguli peserta lain dalam pemilihan Duta Wisata Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Perhutani Mantingan Rembang Rugi Belasan Juta Akibat Penambangan Minyak Ilegal
Kesempatan ini menjadi titik awal bagi Aulia untuk lebih aktif mempromosikan kekayaan alam, budaya, serta potensi ekonomi kreatif Rembang kepada publik, terutama kalangan muda.
Putri dari pasangan Sarpani dan Sri Wahyuni itu menjelaskan bahwa perannya sebagai duta wisata sangat terbantu oleh keberadaan media sosial dan platform digital.
Ia bahkan telah menyiapkan konsep program promosi bertajuk “Bergaul”.
Meski berkuliah di Semarang, Aulia menyebut banyak teman kampusnya yang belum mengenal daerah asalnya.
Karena itu, ia mulai memperkenalkan beragam kuliner khas Rembang, seperti dumbeg dan sirup kawista, agar lebih dikenal luas.
”Sebagai pemuda Rembang, saya merasa harus ikut andil memperkenalkan daerah agar lebih dikenal masyarakat luas,” ungkap gadis kelahiran 24 Agustus 2006 tersebut.
Aulia memahami bahwa mempromosikan pariwisata tidak bisa dilakukan secara cepat.
Ia memilih untuk tetap konsisten menjalankan tugas sambil menyeimbangkan jam kuliah dan aktivitas sebagai duta wisata.
Saat ada waktu kosong, ia selalu menyempatkan pulang ke Desa Waru Playon, Kecamatan Rembang, terlebih setelah malam grand final.
Setiap kepulangannya ke Rembang, ia biasanya ditemani rekan-rekannya dari Ikatan Mbak dan Mas Rembang (IMMR) untuk melaksanakan sejumlah kegiatan sosial.
”Kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Misalnya, mengajar anak-anak di desa atau memberikan kelas tentang dunia duta wisata kepada para pelajar di Kabupaten Rembang,” katanya.
Dengan langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan, Aulia berharap nama Rembang semakin dikenal, baik lewat budaya, kuliner, maupun destinasi wisata yang dimilikinya. (noe)