HANUN Zaizafun Nasywaa berhasil meraih prestasi dalam bidang modeling. Kegiatan ini membuatnya lebih disiplin dan percaya diri tampil di depan umum.
Selai itu juga menjadikan dia lebih mencintai budaya daerah.
Beberapa waktu lalu, siswi SMAN 2 Rembang sukses memboyong prestasi Putri Budaya Jawa Tengah.
Setelah ini, ia akan maju berlomba ke tingkat nasional.
Hanun memiliki ketertarikan dalam bidang kesenian.
Hal ini yang membuatnya terjun menyelami kegiatan modeling. Ia belajar di Diraja Modeling School—salah satu sekolah model di Rembang.
Ia mengaku senang mengikuti kegiatan modeling.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan modeling, dan bangga menjadi bagian dari Putri Remaja Jawa Tengah Budaya 2025,” kata perempuan yang lahir pada 2010 itu.
Selain menambah kepercayaan diri, pengalaman ini juga mampu menambah kecintaannya terhadap budaya daerah.
Bagi Hanun, prestasi yang telah diperoleh akan ia gunakan sebagai langkah awal untuk terus menginspirasi anak-anak muda.
“Pengalaman ini menambah kepercayaan diri serta kecintaan saya pada budaya daerah. Gelar ini menjadi awal langkah saya untuk terus menginspirasi anak muda agar melestarikan batik, dan mengenalkan batik kepada dunia,” ungkapnya.
Dari sini, Hanun merasa mendapatkan banyak ilmu.
Mulai dari pembentukan karakter, disiplin, bersosialisasi, hingga tampil di depan umum.
Dalam waktu dekat, ia akan berlomba lagi ke tingkat nasional. Berbagai persiapan sudah dilakukan, seperti membekali diri dengan kemampuan public speaking.
Hanun juga dikenal memiliki prestasi lain di luar modeling. Di antaranya adalah mendongeng bahasa Jawa, menari, hingga karawitan. (vah)
Editor : Ali Mustofa