SETIA Wahyu Utami, 25, belum lama ini terpilih menjadi pemuda pelopor tingkat Kabupaten Rembang. Tepatnya bidang kepeloporan pendidikan.
Dia berpikrah membuat pojok baca bernama Himawari untuk menambah wawasan literasi.
Pemilik nama panggilan Yuuta menyampaikan, beberapa waktu lalu dia mengikuti seleksi pemuda pelopor Rembang 2025 bidang pendidikan.
Sebelumnya, dia juga pernah ditunjuk Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang di bidang yang sama.
”Pada 2023 saya ikut provinsi. Saya gagal. Tahun ini ada seleksi lagi. Alhamdulilah dapat juara I untuk kategori bidang pendidikan di Kabupaten,” aku perempuan kelahiran Rembang, 26 Juni 1999 ini.
Dalam pemilihan pemuda pelopor itu, Yuuta diminta membuat proposal dan presentasi tentang programnya.
Dia membuat program Pojok Baca Himawari. Pojok baca ini, sudah berjalan selama lima tahun.
Pojok baca itu, didirikan menggunakan uang pribadi Yuuta. Sudah ada ratusan buku yang bisa dijadikan literasi.
”Saya kolaborasi dengan pemuda di Desa Sumbergirang, Lasem, dan pemuda Desa Pengkol, Kaliori, untuk menggaet anak kecil dalam mendirikan Pojok Baca Himawari,” kata warga yang tinggal di RT 2/RW 1, Desa Kuangsan, Kaliori, Rembang.
Dengan adanya pojok baca ini, selain menambah literasi juga bisa menggali bakat anak-anak.
Jika ada yang memiliki bakar seni, bisa dikembangkan.
”Kebetulan saya mengajari bidang seni langsung,” imbuhnya. (noe/lin)
Editor : Ali Mustofa