SAKHOWATIN Kamilah membuktikan bahwa bekerja sambil bersekolah bukan halangan untuk tetap berprestasi.
Buktinya gadis yang akrab disapa Mila ini tetap bisa mengelola usahanya sambil bersekolah, dan bisa beprestasi.
Bahkan Mila berhasil menjadi wisudawan terbaik IPMAFA Pati tahun 2025. Mila berkuliah di S-1 jurusan Pengembangan Masyarakat Islam.
“Dari saat sekolah dan mondok ini saya sudah mulai menggeluti dunia bisnis dengan berdagang fashion dari mulai hijab, sarung, dan pakaian muslim lainnya," ujar Mila.
"Saya menerapkan prinsip bisnis ini akan saya geluti selama nilai sekolah saya tidak turun, sebab ini yang menjadi hiburan saya di sela-sela kesibukan di ponpes, dan Alhamdulillah nilai saya tidak pernah turun sampai lulus,” ungkapnya.
Saat duduk di bangku kuliah, Mila juga mengisi waktunya tidak hanya berjualan pakaian muslim. Dia bahkan nyambi bekerja di outlet minuman.
“Ya untuk mengambil ilmu bagaimana menjadi pekerja dan bagaimana menjadi bos yang baik, dengan tetap menjalankan kesibukan sebagai mahasiswa dan mengembangkan bisnis fashion ke beberapa marketplace dan jaringan yang saya dapat selama menjadi mahasiswa, saya juga membuat beberapa produk makanan yang saya jual dengan sistam Pre-Order,” papar gadis asal Desa Keboromo Kecamatan Tayu ini.
Usaha fashion muslim yang dijalani Mila menggunakan sistem dropshipping dan reseller.
Dia memasarkannya di marketplace dan memanfaatkan jaringan pertemanan di lingkup pondok pesantren, kampus dan lainnya.
“Saya menawarkan beberapa koleksi katalog dan menawarkan untuk bisa mencarikan produk yang diinginkan oleh customer.
Kalau dalam usaha makanan ready di kedai dan juga ada frozen food yang dipasarkan di sosial media dan marketplace dengan sistem pre order dan COD di daerah sekitar kedai,”jelasnya.
Keberhasilan Mila dalam mengelola antara kesibukan bekerja dan berkuliah tidak lepas dari prinsipnya saat bersekolah dulu.
“Saya tau prioritas, kewajiban sebagai mahasiswa jadi prioritas,” papar gadis yang hobi memasak ini. (aua)
Editor : Ali Mustofa