RETNO Dwi Setyowati, dara asal Kabupaten Kudus ini sangat ulet dalam menekuni dunia kreatif.
Mahasiswa semester 4 di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) jurusan perawat itu juga sangat mencintai seni dan budaya yang merupakan warisan leluhur.
Dwi -sapaan akrabnya- mengaku, ketertarikannya dengan seni bermula dari tari. Mulanya ia mengikuti kelas menari di tengah kesibukannya kuliah.
”Saya begitu suka dengan kesenian. Terutama menari yang sudah saya ikuti sejak kecil,” katanya.
Berangkat dari kecintaannya terhadap gerakan lenggak lenggok itu, Dwi perlahan mulai membagikan ilmunya.
Dwi meluangkan waktunya untuk mengajar tari kepada anak-anak di desanya.
Mahasiswa asal Kudus ini mengaku, tujuan dia membuka kelas tari tak lain untuk mengenalkan seni dan budaya ke generasi muda.
Dia melihat, belakangan ini banyak generasi muda yang lupa akan identitas bangsanya.
Budaya adalah bagian identitas bangsa. Untuk itu, perlu pelestarian budaya.
Apabila tak dilestarikan, warisan leluhur akan punah dan hanya akan menjadi cerita bagi anak cucu kelak.
”Melatih anak-anak sangat menyenangkan, mereka antusias sekali," tambahnya.
Ia berharap, lewat ilmu seni tari yang ditularkan kepada anak-anak, ke depan ada generasi yang meneruskan.
”Saya berharap, anak-anak lebih cinta kepada budaya dalam negeri,” harapnya. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa