SOSOK bernama Chindy Karomah ini, sekarang viral dan dikenal banyak orang.
Berawal dari kerapnya mengunggah video lucu dengan bahasa Jawa ala Purwodadi-an di Instagram pribadinya.
Kini, ia menjadi selebgram hingga wara-wiri di ibu kota provinsi. Kontrak iklan di seputaran Semarang jadi kesehariannya.
Pemilik akun Instagram @Cindykcindy ini, mengaku aktif memakai media daringnya sejak 2016.
”Waktu itu yang membuatkan teman, karena bilang kuper (kurang pergaulan) belum paham Instagram. Padahal bisa menghasilkan uang yang luar biasa,” ucap gadis kelahiran Grobogan, 8 Januari 1998 ini.
Meski sempat bingung ingin mengunggah apa, Cindy pun asal mengunggah foto.
Lalu, tanpa sengaja mengunggah video yang menurutnya biasa saja. Tak disangka, malah mendapatkan respon baik dari netizen.
”Saat itu banyak akun lucu yang posting ulang video saya tersebut. Saat itu, pengikuti langsung naik 15 kali lipat,” ungkapnya.
Kini, perempuan berambut panjang ini, ketagihan untuk posting video dengan konten lucu di Instagram pribadinya.
Konten yang ia unggah beragam, mulai dari kehidupan kesehariannya sebagai gadis desa hingga berbahasa medhok Semarangan.
Konten tersebut, malah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengikutnya.
”Banyak juga yang membuat parodi yang sama. Dengan konten yang sama. Jadi banyak yang menunggu video-video saya terbaru,” ucapnya.
Hasilnya, ia mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah dari sekali mengunggah video. Seperti ia mulai banyak mendapatkan endorse.
”Saya jadi dikenal banya orang, mulai diajak kerja sama beberapa brand lokal. Saya sekaligus jadi model pakaian yang dijual. Saat ini mulai merambah jadi MC juga,” kata gadis yang beralamat di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Grobogan, ini.
Berkat media daringnya itu, hasil yang ia dapatkan digunakan untuk ditabung hingga biaya kuliah dan membantu keluarga.
Selain itu, juga ia pakai untuk belanja kebutuhan pribadi, jajan hingga membeli make up. (int/lin)
Editor : Ali Mustofa