Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

SOSOK Kumala Kartika Hawani Dara Asal Purwodadi yang Kini Berkuliah di Jepang

Intan Maylani • Rabu, 14 Agustus 2024 | 02:37 WIB

GROBOGAN - Kumala Kartika Hawani menceritakan perjalanan mewujudkan mimpinya untuk bisa kuliah di luar negeri.

Lala –sapaan akrabnya- sempat gagal berulang kali.

Ia juga minder lantaran kawan kampusnya banyak yang jago berbahasa Inggris.

Namun, kegelisahan tak berlarut, ia terus belajar sebisanya.

Gadis yang tinggal di Jalan Gunung Kerinci Kota Purwodadi ini mulai mengikuti exchange hingga summer school yang ada di kampusnya.

”Saya coba daftar satu persatu program, tapi nggak pernah diterima. Sempat down juga,” keluhnya.

Kemudian pada 2018, di kampusnya ada program exchange di University of Tokyo.

Itu menjadi kesempatan terakhirnya. Lantaran tahun depannya dia harus fokus mengerjakan skripsi.

”Jadi waktu saya daftar untuk Univ of Tokyo, saya sudah pasrah. Misal tidak diterima ya sudah berarti belum rezeki. Kebetulan pengumuman di universitas itu lebih lambat dari universitas lain di Jepang. November, tiba-tiba dapat email kalau saya diterima di sana. Tidak menyangka,” bangganya.

Namun, menurutnya, di University of Tokyo jika ingin mendapatkan beasiswa JASSO atau MEXT setelah diterima di universitas terkait.

Ia pun sempat pesimistis bisa mendapatkan beasiswa tersebut apa tidak.

Lantaran jika tidak mendapat beasiswa, maka harus menggunakan biaya sendiri.

”Padahal biaya hidup di sana mahal banget. Saya curhatlah ke orang tua, tapi mereka support dan mereka bilang kalau ini kesempatan tidak datang dua kali. Sehingga saya tetap maju dan aku baru maju daftar beasiswa JASSO. Ternyata saya dapat beasiswa selama setahun,” kata putri dari pasangan Jamin Basuki dan Siti Rahayu ini.

Awal belajar di sana, ia jadi kerap melakukan research tentang Jepang melalui daring.

Namun, tetap ia merasakan cultur shock lantaran budaya hingga cuaca yang benar-benar berbeda dibanding di Indonesia.

”Tak kapok. Berharap ke depan bisa melanjutkan sekolah lagi di sana. Bahkan kalau ada kesempatan kerja anak ketiga dari tiga bersaudara ini ingin bekerja di sana,” ujarnya. (*)

Editor : Abdul Rokhim
#Kuliah di jepang #Kumala Kartika Hawani #sukses 3 misi #exchange #sosok #kuliah #mimpi