RDARA KUDUS - Meski sejak kecil Savia Eka Prasasti sudah bergelut di dunia model.
Baru-baru ini Sasti –sapaan akrabnya- mulai dilirik para make up artist (MUA) di Kabupaten Grobogan. Apalagi dengan memiliki paras fotogenik, membuatnya kualahan menerima model kerja.
”Semua itu berawal ketika saya menerima job model dari salah satu fotografer ternama di sini (Red, Purwodadi). Saat itu saya diajak collabs. Mulainya saya terjun ke dunia model yang asli,” ungkap perempuan kelahiran Grobogan 29 April 2000 ini
Akhirnya setelah diajak collabs bareng, lama kelamaan mulai dilirik para MUA.
Apalagi Sasti merasa kualahan karena saking banyak orang yang menghubunginya.
”Konon kata mereka hal menarik dari saya yaitu muka. Sehingga banyak MUA yang tertarik. Karena saya memiliki jidat yang lebar, sehingga bisa dimodelkan apa saja. kemudian juga hidung yang mancung,” kesannya.
Meski banyak yang mengajaknya menjadi model.
Ia tak serta merta menerima semuanya. Sasti juga membatasi karena ia merasa memiliki berbagai kendala.
Mulai dari transportasi hingga jarak rumah yang berada di ujung timur Kabupaten Grobogan.
”Susahnya kalau tidak ada yang mengantarkan. Alhamdulillah bantuan saat ini ada yang bisa dimintai untuk mengantarkan saya setiap ada pekerjaan,” imbuhnya.
Selama menjadi model, perempuan yang tinggal di Desa Kuwu Kecamatan Kradenan ini kerap ke beberapa daerah.
Bahkan, saat ia menerima pekerjaan di Semarang, ia harus terjebak banjir dan tidak bisa pulang. Meski begitu, Sasti mengaku tak kapok untuk menerima pekerjaan ke berbagai daerah. (int)
Editor : Noor Syafaatul Udhma