RADAR KUDUS - Memiliki postur tubuh yang kekar membuat Rita Septiana Tri Astuti sempat kaku saat fashion show sebuah acara.
Perempuan yang akrab disapa Rita ini memang seorang atlet basket yang mencoba menjadi model.
Alih-alih langsung luwes, ia sempat kaku saat catwalk.
Tak menyerah, meski kaku. Rasa keingintahuannya begitu besar. Ia menjadikannya sebagai tantangan baru.
Perempuan kelahiran Grobogan 22 September 2000 ini menceritakan kali pertama menjajal sebagai model.
”Saat itu dipaksa kakak mengikuti salah satu fashion show. Iseng banget awalnya, karena waktu itu teman mama membuat acara fashion show. Lalu, aku dipaksa ikut sama kakakku. Sebenarnya kurang suka karena bukan passion-ku,” katanya.
Rita merasa dirinya perempuan dengan gaya tomboi dan merasa minder harus berjalan bak pragawati. Namun, karena tak ingin mengecewakan kakak dan mamanya. Ia belajar jalan dan berlenggak-lenggok depan kaca.
Debutnya itulah yang membuatnya dilirik MUA di sekitar Kabupaten Grobogan. Alumni SMAN 1 Purwodadi ini dituntut bergaya dan mulai mendalami dunia modeling.
”Awalnya kaku dan bingung harus bagaimana lagi ya? Nah, dari situlah pengalamanku dan mulai mendalami ini. saya mulai belajar swafoto, percaya diri di kamera depan,” katanya.
Baca Juga: SOSOK Zaza, Fashion Designer Cantik asal Kudus yang Miliki Brand Zara Lock
Ia mulai bisa merasakan posisi yang cocok seperti apa, menentukan angle yang bagu untuk mukanya agar tak terlihat lebar dan fotogenic.
Tak berhenti di situ, ia mulai diajak fotografer untuk menjadi model pengantin.
Rita juga sempat mengembangkan bakatnya melalui Mas Mbak Grobogan. Ia menambah kemampuan diri dengan penambahan bakat public speaking dan catwalk.
Berkat kegigihannya kini kariernya terus menanjak di bidang tersebut. Kini ia mulai dipakai untuk model pakaian gaun. (int)
Editor : Noor Syafaatul Udhma