FADIA Idzni Khairina memiliki kepedulian penyelamatan kucing jalanan.
Biasanya, ada orang yang membawa kucing jalanan dengan kondisi luka ke klinik pemeriksaan hewan miliknya.
Di situlah ia memberikan perawatan secara suka rela.
Fadia -sapaan akrabnya- merupakan seorang dokter hewan. Sekarang, lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu, membuka klinik hewan.
Ruangan praktiknya diisi berbagai kucing yang sedang menjalani rawat inap. Penyakitnya beragam. Ada yang mengalami luka hingga terserang virus.
Ia bilang, pemeriksaan hewan di kliniknya yang berada di Kecamatan Wedarijaksa, Pati, itu tidak hanya menangani hewan sakit.
Terkadang piaraan dengan kondisi sehat pun dilakukan check up rutin.
”Pemeriksaan tidak cuma di hewan sakit. Hewan yang dianggap sehat pun belum tentu baik-baik saja, sehingga perlu di checkbup rutin. Pemeriksaan sakit bisa rawat jalan, rawat inap, operasi. Kalau yang sehat biasanya groomimg, pemandian kucing," katanya.
Terkadang, ia juga memberikan pelayanan pada kucing rescue atau kucing-kucing tanpa pemilik yang ditemukan di jalanan.
Biasanya, kucing jalanan tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Kemudian sesorang membawanya ke Vetime Animal Clinic, klinik hewan milik Fadia.
”Kucing rescue itu, kucing liar tidak berpemilik. Terus ada orang yang ngambil itu rescue jatuhnya. Kalau sudah di dia (orang, Red) lama itu, bukan rescue jatuhnya," katanya.
Biasanya kucing-kucing rescue itu, dibawa dengan luka karena tertabrak kendaraan atau mengalami berbagai penyakit.
Sebab, kondisi hewan tersebut tidak pernah terawat sebelumnya.
”Kondisinya biasanya ketabrak, sakit macam-macam," katanya.
Untuk penanganan kucing rescue, pada kasus-kasus tertentu ia bahkan memberikan fasilitas pengobatan gratis.
”Sering rescue. Ada tarif khusus, untuk beberapa jasa memang harganya lebih murah. Kalau jasa pemeriksaan aku free (gratis). Kalau rawat inap mungkin berbayar tapi, ada tarif khusus. Untuk jasa pemeriksaan free," jelasnya. (vah/lin)
Editor : Ali Mustofa