JEPARA - Di sela kesibukannya kuliah, dara yang menempuh pendidikan di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara tetap aktif dengan ikut serta program Kampus Mengajar.
Itu sebagai bentuk pengabdiannya saat jadi mahasiswa, sekaligus untuk mendapat banyak pengalaman baru.
Kebetulan, ia juga berlatar belakang pendidikan.
Lantaran gadis bernama lengkap Qurrotul A`yun ini saat ini mengambil jurusan PGSD di Unisnu Jepara.
”Banyak Sekali manfaatnya. Karena ini juga berkaitan dengan program studi saya PGSD,” kata sosok yang akrab disapa A`yun ini.
Program tersebut ia jalani selama 6 bulan lamanya.
Ia ditempatkan di SD N 3 Keling.
Ia mengaku lokasinya itu dekat dengan kediamannya di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo.
Sehingga dalam menjalani pengabdiannya itu, ia merasa nyaman.
Saat mengabdi itu pun ia tak sendirian, karena tiap sekolah diisi lima mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia.
Selama menjalani pengabdiannya itu, dara kelahiran Jepara, 16 Agustus 2003 itu tak sekedar membantu saja di sekolah tersebut.
Namun juga ikut andil dan terjun dalam proses pengajaran terutama di bidang literasi dan numerasi siswa.
”Tergantung permasalahan di sekolah. Kami membuat program terkait yang bisa meningkatkanliterasi dan numerasi siswa. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar A`yun.
Selama 6 bulan menjadi bagian dari program Kampus Mengajar itu, ia tahu banyak hal.
Mulai dari beragam permasalahan di sekolah juga beragam karakter siswa.
”Saya juga jadi tahu cara menghadapinya seperti apa,” kata Qurrotul A`yun. (rom)
Editor : Dzikrina Abdillah