MENJADI seorang dokter merupakan mimpi yang selalu dipegang Indah Rahma Islami sedari kecil.
Perempuan asal Desa Jatipecaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan itu berusaha menjaga nilai akademiknya supaya tidak merosot.
Agar dapat duduk di sekolah ternama.
Baca Juga: Ini Dia Nama-nama Pemenang Lomba Bonsai Tingkat Nasional di Grobogan, Berikut Daftarnya!
Mimpi itu perlahan mulai terwujud ketika dia mampu bertahan pada kelas favorit saat duduk di bangku SMP Negeri 1 Gubug.
Setelah itu lolos masuk ke SMA Negeri 3 Semarang, sekolah yang menjadi pergulatan ketat bagi para putra-putri daerah di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Pada 2019 Indah memutuskan untuk mengambil jurusan fakultas kedokteran gigi (FKG) di Universitas Jember (UNEJ).
Meskipun aktif berorganisasi baik intra maupun ekstra kampus, namun dirinya berhasil lulus tepat waktu pada 2023.
"Saat ini dirinya menjalankan program koas di rumah sakit gigi dan mulut pendidikan (RSGMP) UNEJ hingga pertengahan 2025," paparnya.
Indah menceritakan, titik balik dari impian itu bermula dari pengamatannya terkait banyak orang sakit di desanya yang kalau berobat harus ke pusat kecamatan.
"Sebetulnya pingin ke kedokteran umum, tapi pada akhirnya ngambil kedokteran gigi karena di daerahku dokter gigi bisa dihitung jari. Bahkan yang spesialis hampir tidak ada," terangnya.
Indah mengaku gemas sendiri jika melihat anak-anak yang bergigi ompong. Atau orang dewasa yang mengeluhkan terkait kondisi kesehatan giginya.
"Padahal gigi krusial banget," timbangnya.
Ia menyampaikan, jika orang malas makan tentu akan mudah sakit. "Yah harapannya nanti bisa buka klinik spesialis gigi," teguhnya.
Meskipun memiliki kesibukan yang cukup padat. Namun Indah selalu meluangkan waktu dengan belajar di luar disiplin ilmunya.
Mulai dari belajar tentang pengelolaan keuangan, pengembangan diri maupun skill seperti editing foto dan video.
"Pada akhirnya yang semua ilmu yang aku pelajari pasti akan berguna. Terbukti sampai sekarang," yakinnya.
Hingga dirinya berhasil menjuarai beberapa lomba dan kompetisi yang diadakan kampus-kampus ternama.
Seperti juara I lomba poster di Universitas Hang Tuah, peraih video kompetisi terbaik yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Agung.
Juara II lomba komik agromedis gigi dan juara 3 kompetisi video edukasi Universitas Trisakti.
"Saya tertarik karena lewat ini menjadi sarana edukasi dalam wajah yang baru. Apalagi jika dikhususkan bagi anak bisa lebih aware terhadap kesehatan mulut dan giginya," perhatikannya.
Bagaimanapun peran yang akan diemban ke depan, Indah optimis dapat bermanfaat pada bidang tersebut. Utamanya sebagai seorang dokter gigi.
"Intinya ingin bisa bermanfaat, termasuk bagi orang sekitar. Rencana saya akan buka klinik gigi di desa saya," terangnya. (fik/zen)
Editor : Noor Syafaatul Udhma