Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lebih Dekat dengan Sosok Hamidatus Sa’adah, Siswi SMKN 1 Sumber Rembang yang Jago Bikin Novel

Wisnu Aji • Kamis, 2 November 2023 | 16:46 WIB

 

Hamidatus Sa’adah
Hamidatus Sa’adah

HAMIDATUS Sa’adah, siswi SMKN 1 Sumber, Rembang, jago bikin novel.

Dia awalnya coba-coba ikut lomba di media sosial (medsos) dan platform berbayar.

Siapa sangka dia mendapat hoki.

Kini tujuh karya novel sudah dibuat. Tiga di antaranya, sudah dibukukan oleh penerbit di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Dijual ke berbagai penjuru di Indonesia dengan harga Rp 80 ribu per buku.

Anak pasangan Jasmani dan Sutarmi ini menerangkan, novel yang sudah dibukukan itu, berjudul Siapa Jodohku?, Target Hati, dan Ustadz Tampan Itu Mantan Pacarku.

Sedangkan yang masuk platform Wattpad ada empat, meliputi Danilita, Monster Salju dan Bidadari Surga, Reinkarnasi Sang Permaisuri (Innovel), serta Suamiku Mafia Galak (Fizzo Novel).

”Danilita paling menyedot perhatian. Novel itu romansa remaja tentang kisah cinta terlarang anak SMA,” bebernya. Novel-novel yang kini sudah dihasilkan, ada tentang romansa, religi, dan fantasi.

Dia mengaku, dalam membuat novel, siswi kelas XII SMKN 1 Sumber itu mengaku, belajar otodidak. Dengan membaca di internet.

Sedangkan dalam membuat novel, satu buku diselesaikan sekitar satu bulan.

”Ide pembuatan novelnya muncul secara mengalir saja,” ujarnya.

Gadis yang tinggal di Dusun Semen, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Rembang, ini, tak terlalu banyak melakukan riset.

Namun, begitu muncul ide, langsung dikembangkan menjadi tulisan.

Saat ini, ia tidak mengira karyanya bisa dinikmati banyak orang.

”Dulu mikirnya mustahil bisa mempunyai buku, tapi ternyata saya bisa,” jelasnya.

Anak dari petani di perbatasan Rembang bagian barat itu, berharap ke depan akan semakin banyak karya yang dibuat.

Sebab, dari menulis novel tak sekadar menyalurkan gagasan, tapi ia ingin pesan-pesan dalam novel itu, dapat memengaruhi orang lain.

”Saya ingin mengajak anak-anak muda untuk terus berkarya dan yang terpenting jangan ragu dengan karya sendiri,” imbuhnya. (noe/lin)

Editor : Ali Mustofa
#rembang #smkn 1 sumber #novel #media sosial