Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bermula dari Nyumbang Lagu

Ali Mustofa • Senin, 13 Juni 2022 | 22:16 WIB
Valencia Tesalonika Afrenti (DOK PRIBADI)
Valencia Tesalonika Afrenti (DOK PRIBADI)
SEHARI-hari Erika Meysa Yanti disibukkan dengan job manggung. Gadis kelahiran Pati, 27 Mei 2002 ini, seorang penyanyi freelance. Mey -sapaan akrabnya- menekuni genre musik dangdut. Baginya musik dangdut ini spesial.

”Menurut saya musik dangdut asyik. Saat orang-orang mendengar pasti ikut merasakan. Misal sedih pendengar merasakan. Misal happy pendengar pun turut merasakan. Jadi, lebih efisien untuk media hiburan,” jelas gadis berambut panjang ini.

Apalagi, lanjut Mey, musik dangdut merupakan budaya asli Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, menjadi lebih semangat untuk terus menjaga, terlebih mengembangkan.

Mey sendiri sejak kecil memang hobi nyanyi. Awal dia bisa menjadi penyanyi panggung, karena iseng-iseng nyumbang lagu saat saudaranya punya hajat. Awalnya hanya ingin menghibur keluarga. Ternyata ada kelompok musik yang menawari. Akhirnya kesempatan itu diambil.

”Suka dukanya menjadi penyanyi, terlebih penyanyi dangdut banyak sekali. Sukanya dapat kenalan banyak. Bisa menambah seduluran. Dukanya sisi negatif dari lingkungan sekitar juga ada. Ya masih banyak orang-orang yang mengira penyanyi dangdut itu negatif,” jelasnya.

Namun, Mey tetap menjalani pekerjaannya ini dengan happy. Apalagi saat ramai job manggung. Biasanya moment ramai itu, setelah Lebaran, sedekah bumi, dan tahun baru. Moment itu selalu ditunggu-tunggu gadis asal Desa Ngurenrejo, Wedarijaksa, Pati, ini. (aua/lin) Editor : Ali Mustofa
#job manggung #penyanyi dangdut #musik dangdut #inspirashe #Erika Meysia Yanti