Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Tak Perlu Khawatir Kekeringan, Ini 10 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Kemarau

uinbroadcasting • Sabtu, 4 Juli 2026 | 09:16 WIB
Foto Ilustrasi Tanaman Cabai, Terong dan Kacang Panjang tumbuh di musim Kemarau
Foto Ilustrasi Tanaman Cabai, Terong dan Kacang Panjang tumbuh di musim Kemarau.

RADAR KUDUS – Musim kemarau sering dianggap sebagai waktu yang kurang ideal untuk berkebun.

Padahal, ada banyak jenis tanaman yang justru dapat tumbuh optimal saat cuaca panas karena membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup.

Dengan memilih tanaman yang tepat dan melakukan perawatan sederhana, pekarangan rumah tetap bisa menghasilkan sayuran segar maupun tanaman hias yang indah.

Berikut 10 tanaman yang cocok ditanam saat musim kemarau.

1. Cabai

Cabai menjadi salah satu tanaman yang paling cocok ditanam saat musim kemarau.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh selama 6–8 jam setiap hari agar pertumbuhannya maksimal dan mampu menghasilkan buah yang lebat.

Meski tahan terhadap cuaca panas, cabai tetap memerlukan penyiraman secara rutin, terutama pada pagi atau sore hari.

Pemberian pupuk organik dan pemangkasan tunas yang tidak produktif juga dapat membantu meningkatkan hasil panen.

2. Terong

Terong dikenal sebagai tanaman yang cukup kuat menghadapi suhu tinggi.

Dengan tanah yang gembur dan mendapatkan cahaya matahari yang cukup, tanaman ini dapat tumbuh subur meski curah hujan sedang rendah.

Selain mudah dirawat, terong juga memiliki masa panen yang relatif cepat, yaitu sekitar 60–80 hari setelah tanam.

Buahnya pun dapat dipanen berkali-kali dalam satu musim.

3. Jagung

Musim kemarau merupakan waktu yang ideal untuk menanam jagung.

Tanaman ini membutuhkan intensitas sinar matahari tinggi agar proses fotosintesis berjalan optimal sehingga menghasilkan tongkol yang besar.

Selain itu, jagung tidak memerlukan penyiraman terlalu sering. Yang terpenting, kelembapan tanah tetap terjaga pada fase awal pertumbuhan hingga tanaman mulai berbunga.

4. Kacang Panjang

Kacang panjang sangat cocok dibudidayakan saat musim kemarau karena mampu tumbuh baik di lahan terbuka dengan paparan sinar matahari penuh.

Jika diberi ajir atau rambatan, tanaman ini dapat menghasilkan polong yang panjang dan dipanen berkali-kali. Perawatannya pun relatif sederhana sehingga cocok bagi pemula.

5. Okra

Okra mulai banyak diminati karena dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap cuaca panas dan kekeringan.

Tanaman ini tetap mampu tumbuh baik meski penyiramannya tidak terlalu sering.

Selain mudah dibudidayakan, buah okra juga kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan sehat.

6. Ubi Jalar

Ubi jalar termasuk tanaman yang memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi tanah yang kering. Umbinya tetap dapat berkembang dengan baik selama memperoleh sinar matahari yang cukup.

Tanaman ini juga tidak memerlukan banyak perawatan. Dalam waktu sekitar tiga hingga empat bulan, ubi jalar sudah dapat dipanen sesuai varietas yang ditanam.

7. Kelor

Kelor merupakan salah satu tanaman yang terkenal tahan terhadap musim kemarau. Pohonnya tetap dapat tumbuh meski berada di lahan yang minim air.

Selain mudah dirawat, daun kelor memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan maupun minuman herbal.

8. Kangkung Darat

Berbeda dengan kangkung air, kangkung darat lebih cocok ditanam di lahan kering. Tanaman ini tetap dapat tumbuh subur selama mendapatkan penyiraman secara teratur.

Masa panennya pun cukup singkat, sekitar 25–30 hari setelah tanam, sehingga menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin memanen sayuran dalam waktu cepat.

9. Lidah Mertua

Bagi pecinta tanaman hias, lidah mertua menjadi pilihan yang tepat saat musim kemarau. Tanaman ini terkenal mampu bertahan hidup meski jarang disiram karena dapat menyimpan cadangan air di dalam daunnya.

Selain mempercantik rumah, lidah mertua juga dipercaya membantu menyerap beberapa polutan di udara sehingga sering dijadikan tanaman hias di dalam maupun luar ruangan.

10. Bougenville

Bougenville atau bunga kertas justru berbunga lebih lebat saat musim kemarau.

Semakin banyak mendapatkan sinar matahari, warna bunganya akan terlihat semakin cerah dan menarik.

Tanaman ini juga tidak membutuhkan banyak air sehingga cocok ditanam di halaman rumah sebagai penghias taman sekaligus peneduh alami. 

Dengan memilih tanaman yang sesuai, musim kemarau justru dapat menjadi waktu yang tepat untuk berkebun.

Selain mempercantik pekarangan rumah, beberapa tanaman tersebut juga bisa dipanen untuk memenuhi kebutuhan dapur sekaligus menghemat pengeluaran keluarga.

Editor : Ali Mustofa
#cabai #kemarau #terong #tanaman #musim kemarau 2026