Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bukan Need for Speed, Inilah Need for Seat: Balapan Kursi Kantor Jadi Game Lokal Paling Absurd 2025

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:37 WIB

Game Need for Seat
Game Need for Seat

RADAR KUDUS - Siapa sangka kursi kantor yang biasanya hanya jadi “saksi bisu” karyawan lembur bisa berubah jadi kendaraan balap?

Ide nyeleneh itu diwujudkan Dead Leg Production, studio indie asal Indonesia, lewat game terbaru mereka berjudul Need for Seat.

Seperti namanya, game ini jelas merupakan parodi dari seri legendaris Need for Speed, namun alih-alih balapan mobil sport, pemain justru melaju dengan kursi kantor di arena penuh perabotan kantor.

Konsep Absurd ala Dunia Kantoran

Beda dari kebanyakan game racing yang penuh glamor mobil mewah, jalan raya malam, atau sirkuit kelas dunia, Need for Seat justru membawa pemain ke lingkungan kerja sehari-hari.

Meja kantor, rak dokumen, mesin fotokopi, hingga dispenser jadi bagian dari lintasan balapan.

Pemain bisa melakukan drift di lantai keramik kantor atau melompati kabel berserakan, menciptakan suasana balap kocak yang bikin ketawa sekaligus bikin penasaran.

Ide Lahir Gara-Gara Stres Bug

Inspirasi game ini ternyata datang secara tak terduga. Tim Dead Leg Production saat itu sedang lembur mengerjakan proyek lain yang penuh bug.

Rasa frustasi bercampur lelah memunculkan obrolan random: “Gimana kalau balapan kursi kantor aja?” Dari ide kocak itulah lahir prototipe Need for Seat.

Alih-alih sekadar bahan bercanda, gagasan itu berkembang jadi proyek game penuh yang kini berhasil menarik perhatian gamer lokal dan internasional.

Prototipe Sudah Bisa Dicoba

Meskipun versi finalnya belum diumumkan, Dead Leg Production sudah merilis prototipe Need for Seat di itch.io, platform distribusi game indie.

Pemain bisa mencoba langsung bagaimana rasanya meluncur di kursi kantor, menyalip rekan kerja, hingga menabrak mesin fotokopi di lintasan absurd khas suasana kantor.

Tidak heran, video gameplay prototipe ini langsung viral di media sosial, memicu komentar kocak dari netizen.

Harapan Developer: Dari Lelucon Jadi Kebanggaan Lokal

Bagi Dead Leg Production, Need for Seat bukan hanya sekadar game parodi. Mereka berharap proyek ini bisa memperlihatkan bahwa game indie asal Indonesia bisa menghadirkan ide segar, unik, dan menghibur.

Jika sambutan positif terus mengalir, tak menutup kemungkinan game ini dikembangkan lebih jauh dengan mode multiplayer online, turnamen balap kursi kantor, atau bahkan versi mobile.

Bukti Kreativitas Tanpa Batas

Need for Seat menjadi bukti bahwa kreativitas tidak mengenal batas. Dari sebuah kursi kantor biasa, lahirlah pengalaman balap kocak yang bisa menyaingi game racing populer.

Bukan kecepatan mobil sport yang jadi sorotan, melainkan kegilaan balapan di tengah suasana kantor.

Di tengah dunia game yang serius mengejar grafis realistis, Need for Seat menawarkan satu hal yang tak ternilai: tawa lepas pemainnya.

Editor : Mahendra Aditya
#Game Indie Developer #Game Indie #game indie indonesia #Game balap kursi kantor #Dead Leg Production #Need for Seat #Game parodi Need for Speed #Game indie 2025