JAKARTA - Musim baru MPL Indonesia Season 16 resmi dibuka dengan laga sengit antara ONIC Esports dan DEWA United Esports, Jumat (22/8/2025).
Pertandingan perdana ini langsung mencuri perhatian penggemar Mobile Legends karena menjadi panggung debut beberapa wajah baru.
ONIC tampil garang sejak awal dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 2-0.
Sorotan utama tertuju pada Skylar, gold laner anyar ONIC yang bermain menggunakan Claude di game pertama dan Granger di game kedua.
Sementara itu, DEWA United yang diperkuat jungler baru Vanz dan exp laner Markkk berusaha memberi perlawanan, namun harus mengakui keunggulan Kairi dkk.
Baca Juga: Skylar Debut Manis, ONIC Esports Tundukkan DEWA United 2-0 di Laga Perdana MPL ID Season 16
Game Pertama: ONIC Kendalikan Tempo Sejak Menit Awal
Game pertama langsung memperlihatkan dominasi ONIC. DEWA mencoba variasi strategi dengan menempatkan Octa memakai Helcurt di mid lane, namun skema tersebut tak berjalan mulus.
Turtle pertama diamankan Kairi, bahkan ia berhasil mencuri purple buff milik Vanz. Keuntungan ini membuat ONIC lebih leluasa mengatur jalannya permainan.
Turtle kedua kembali jatuh ke tangan ONIC di menit ke-4. Kiboy cs bermain disiplin menjaga rotasi, sehingga Maybeee dan rekan-rekannya kesulitan melakukan counter.
Puncaknya terjadi di menit ke-7 ketika ONIC mengamankan perfect turtle, membuat selisih gold kian melebar.
Memasuki menit ke-10, keunggulan gold ONIC sudah menembus 8 ribu. Tak perlu menunggu lama, ONIC menyudahi game pertama hanya dalam 11 menit. Skor sementara 1-0.
Draft pick game pertama:
-
DEWA United
-
Ban: Zhu Xin, Phoveus, Harit, Bruno, Granger
-
Pick: Lancelot, Gatotkaca, Harit, Esmeralda, Helcurt
-
-
ONIC Esports
-
Ban: Wanwan, Yi Sun Shin, Fanny, Selena, Uranus
-
Pick: Cici, Pharsa, Joy, Hylos, Claude
-
Game Kedua: DEWA Coba Bangkit, ONIC Tetap Lebih Tangguh
Memasuki game kedua, DEWA tampil lebih berani. Vanz sukses mengamankan turtle pertama dan kedua, memberi harapan bagi DEWA untuk menyamakan kedudukan.
Namun, Kairi kembali menjadi mimpi buruk setelah merebut perfect turtle, memutus momentum lawan.
Di menit ke-10, meski skor kill cukup ketat 7-4, ONIC tetap unggul 3 ribu gold. ONIC makin menjauh setelah mengamankan Lord pertama.
Momentum makin berpihak pada ONIC ketika Muezza harus tumbang di area sungai pada menit ke-11.
Hanya berselang satu menit, ONIC kembali merebut Lord kedua. Team fight besar membuat Muezza dan Octa tereliminasi, sehingga DEWA kehilangan kekuatan bertahan.
Permainan akhirnya ditutup di menit ke-19. ONIC mengunci kemenangan 2-0 tanpa memberi kesempatan DEWA membalikkan keadaan.
Draft pick game kedua:
-
ONIC Esports
-
Ban: Phoveus, Fanny, Arlott, Uranus, Hilda
-
Pick: Lancelot, Gatotkaca, Cici, Pharsa, Granger
-
-
DEWA United
-
Ban: Yi Sun Shin, Wanwan, Zhu Xin, Harit, Moskov
-
Pick: Beatrix, Kalea, Joy, Esmeralda, Kagura
-
Skylar dan Kairi Jadi Penentu
Kemenangan ONIC tak lepas dari kerja sama tim yang solid, tetapi dua nama paling menonjol adalah Skylar dan Kairi.
Skylar, yang baru saja resmi berseragam ONIC, menunjukkan permainan gemilang di gold lane.
Dalam debutnya, ia berhasil menjaga posisi, konsisten memberikan damage, serta tampil tenang dalam team fight krusial.
Sementara itu, Kairi kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu jungler terbaik MPL.
Hampir semua turtle dan lord dikuasainya di dua game, menjadikan ONIC selalu unggul objektif.
DEWA United Masih Butuh Waktu
Meski kalah, DEWA United memperlihatkan potensi yang menjanjikan. Vanz sempat menjadi bintang di awal game kedua lewat keberhasilannya mengamankan turtle.
Namun, koordinasi tim masih belum maksimal, terutama ketika masuk mid hingga late game.
Muezza yang berperan sebagai damage dealer utama beberapa kali menjadi incaran ONIC.
Hal ini membuat strategi DEWA sering patah sebelum mencapai tujuan. Kekalahan ini tentu jadi bahan evaluasi besar agar DEWA lebih siap menghadapi laga berikutnya.
Persaingan MPL ID Season 16 Baru Dimulai
Kemenangan ONIC di partai perdana ini membuat mereka start dengan percaya diri di MPL ID Season 16.
Namun, perjalanan masih panjang. Rival-rival berat seperti RRQ, EVOS, hingga Bigetron menanti di pekan-pekan mendatang.
Bagi ONIC, menjaga konsistensi akan jadi kunci mempertahankan dominasi.
Sementara bagi DEWA United, evaluasi cepat sangat dibutuhkan jika ingin bersaing di papan tengah atau bahkan merebut tiket playoff.
Satu hal yang pasti, atmosfer MPL ID Season 16 sudah memanas sejak hari pertama. Para fans Mobile Legends tentu tak sabar menanti duel-duel berikutnya yang tak kalah sengit.
Editor : Mahendra Aditya