KUDUS - Meluasnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadikan film berjudul The Creator kembali ramai dibahas, walaupun film ini telah tayang beberapa waktu yang lalu.
Film The Creator digarap oleh seorang sutradara bernama Gareth Edwards, yang mana ia juga merupakan sosok di balik film legendaris Godzilla (2014) dan film Rogue One : A Star Wars Story (2016).
Edward tidak hanya menjadi seorang sutradara pada film ini, namun ia juga menjadi penulis naskah bersama dengan Chris Weitz. Sejumlah aktor ternama turut membintangi film ini, yaitu seperti John David Washington, Gemma Chan, Elsie Fisher, Ken Watanabe, Allison Janney, dan masih banyak lagi.
Film ini mengusung tema fiksi ilmiah dengan balutan drama serta petualangan dengan latar kisah di masa depan, dimana AI telah mendominasi di dunia dan juga mengancam keberadaan manusia. Inilah sekilas sinopsis tentang film The Creator.
Sinopsis Film The Creator
John David Washington yang berperan sebagai Joshua seorang mantan agen pasukan khusus, yang berduka atas kehilangan istrinya, ditugaskan untuk memburu serta membunuh The Creator.
Para AI telah diketahui menciptakan senjata yang misterius untuk mengakhiri perang antara umat manusia dan para robot tersebut. Akan tetapi, senjata tersebut bisa menghancurkan umat manusia.
Di dalam perjalanan misinya, Joshua menyusup ke sebuah markas AI, dan bertemu dengan Emma. Emma merupakan AI namun memiliki kesadaran serta emosi layaknya manusia pada umumnya.
Ia menciptakan senjata untuk bisa menyelamatkan umat manusia. Akhirnya Joshua dan Emma pun bekerja sama dan memutuskan untuk menghentikan perang yang terjadi antara manusia dengan robot. Akan tetapi perjuangan mereka tidaklah singkat dan mudah.
Mereka menghadapi banyak sekali rintangan dikarenakan pihak AI tetap menginginkan perang tersebut berlanjut. Bagaimana nasib umat manusia setelah itu?
Fakta Menarik Film The Creator
Film The Creator tidak hanya sekedar mengisahkan tentang misi Joshua, akan tetapi juga menggambarkan konflik dan juga dilema antara manusia dengan AI.
Hal yang menarik dari film ini adalah bagaimana cerita di dalam film tersebut mengeksplorasi mengenai nilai-nilai moralitas, kemanusiaan serta kebebasan.
Film yang mengajak tentang mengenal serta memikirkan kembali soal identitas ini juga memberikan pesan yang mendalam terkait dengan manusia dan juga kecerdasan buatan yang telah mereka ciptakan.
Selain itu, film ini juga memiliki aksi dan efek visual yang begitu spektakuler. Mengingat film ini menampilkan peperangan antara manusia dan AI, dimana tentunya juga melibatkan senjata, kendaraan, robot canggih, hingga drone.
Terdapat suguhan-suguhan lokasi yang eksotis serta futuristik, mulai dari Los Angeles, Tokyo yang megah, indahnya Himalaya, dan berbagai lokasi yang lainnya.
Film The Creator dikemas dengan teknologi CGI yang canggih dan juga realistis, sehingga membuat para penontonnya merasa seperti seolah-olah juga berada di dalam film tersebut.
Selain itu, film The Creator juga didukung oleh musik yang dramatis dan menegangkan karya dari Hans Zimmer, menjadikan nuansa menonton film ini lebih terasal real. Ending The Creator begitu menyentuh dan juga mengejutkan, yang membuat para penontonnya menjadi terharu dan tercengang.
Ending film ini adalah puncak dari konflik dan dilema yang dialami oleh pemeran utamanya. Adanya ending tersebut adalah suatu jawaban dari berbagai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh film ini sendiri.
Intinya, ending film The Creator akan membuat penonton terkejut dengan kebenaran yang terungkap, terharu dengan pengorbanan yang telah dilakukan sekaligus juga terinspirasi. (sal)
Editor : Kholid Hazmi