Saling Ejek Nama Orang Tua, Pelajar SMA di Grobogan Dihajar Pria Dewasa Hingga Babak Belur

Intan Maylani • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB
Ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan

GROBOGAN – Berawal dari celotehan khas remaja yang saling mengejek nama orang tua, nasib naas justru menimpa RA (17), seorang pelajar SMA di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Hanya karena perkara sepele tersebut, RA babak belur dihajar seorang pria dewasa berinisial S (30-an) hingga terekam jelas dalam kamera CCTV.

Peristiwa penganiayaan tragis ini terjadi di depan sebuah kafe di Desa Depok, Kecamatan Toroh, pada Minggu (11/10/2026) malam.

Menurut keterangan ayah korban, NY, perselisihan ini bermula dari aksi saling panggil menggunakan nama orang tua antara korban (RA) dan teman sekelasnya yang berinisial DG.

Keduanya diketahui merupakan siswa kelas XII SMA.

Tak terima dengan panggila n tersebut, DG yang naik pitam lantas mendatangi kafe tempat korban bekerja paruh waktu usai pulang sekolah.

Tak sendirian, DG memboyong rombongan sekitar enam orang, termasuk kakak keponakannya berinisial S.

"Malam itu DG datang bersama teman-teman dan kakak keponakannya berinisial S. Semuanya sekitar enam orang," ungkap NY.

Aksi brutal tersebut tak terhindarkan. Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) di dekat lokasi kejadian, memperlihatkan detik-detik menegangkan saat pelaku S melayangkan pukulan belasan kali ke arah korban.

Korban yang kalah jumlah dan tak berdaya hanya bisa pasrah tanpa memberikan perlawanan sedikit pun.

Tak hanya S, DG juga diduga sempat ikut mendaratkan pukulan ke tubuh temannya sendiri.

Akibat penganiayaan tersebut, RA mengalami luka-luka serius dan memar di bagian wajah, kepala, hingga dada.

Tak terima anaknya menjadi korban kekerasan brutal, keluarga korban resmi melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Toroh pada Senin (12/10/2026) malam, dengan melampirkan bukti visum medis.

Pihak keluarga berharap kepolisian bertindak cepat untuk segera mengamankan para terduga pelaku.

"Sudah kami laporkan ke Polsek Toroh dan kabarnya sudah ada pemanggilan pemilik kafe. Tapi terduga pelaku belum dimintai keterangan," tegas NY.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui penyidik Polsek Toroh, Aiptu Arika, membenarkan adanya laporan tersebut dan mengonfirmasi bahwa saat ini proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi tengah berjalan. (int)

Editor : Intan Maylani
ejek pelajar grobogan penganiayaan