Proyek Trotoar Purwodadi Rampung Akhir Tahun

Sirojul Munir • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:05 WIB
DIKEBUT – Pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Siswomiharjo dikebut pengerjaanya agar akhir tahun bisa rampung.
DIKEBUT – Pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Siswomiharjo dikebut pengerjaanya agar akhir tahun bisa rampung.

 

GROBOGAN – Pembangunan saluran dan trotoar di kawasan Kota Purwodadi dikebut. Bupati Grobogan Setyo Hadi meminta proyek tersebut dapat dituntaskan sebelum akhir tahun. Pengawasan terhadap pekerjaan di lapangan juga diminta diperketat agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan target.

Setyo Hadi mengatakan, penataan trotoar tidak sekadar menyangkut kenyamanan pejalan kaki. Keberadaan saluran air di bawah maupun di sisi jalan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Menurutnya, sejumlah pohon terpaksa ditebang dalam proses pembangunan karena akar pohon telah masuk ke saluran. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu fungsi saluran dan membuat sistem drainase tidak aman.

"Masalah tanaman, jalan harus ada saluran. Kemarin sudah dilihat dan ditelusuri. Akar pohon masuk di saluran," kata Setyo Hadi.

Dia menegaskan, penebangan dilakukan untuk memastikan saluran air dapat berfungsi dengan baik dan tidak kembali kemasukan akar pohon. Sebab, jika akar dibiarkan tumbuh di dalam saluran, dikhawatirkan akan merusak konstruksi serta menghambat aliran air.

"Tujuannya agar saluran air aman dan tidak kemasukan akar pohon. Salurannya tidak safety karena banyak akar," ujarnya.

Namun, penebangan pohon tersebut bukan berarti penghijauan di kawasan kota akan berkurang. Setyo Hadi memastikan pohon yang ditebang bakal diganti dengan tanaman baru dengan jumlah lebih banyak.

"Kalau akarnya hilang, pohonnya akan tumbang. Kemarin sudah saya lihat. Nanti akan diganti yang lebih banyak. Setahun nanti penghijauan bisa hijau sekali," ungkapnya.

Selain persoalan saluran dan pohon, Bupati juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta konsultan pengawas terus memantau perkembangan proyek.

Pengawasan, kata dia, penting untuk memastikan pekerjaan memenuhi ketentuan teknis sekaligus mengejar target penyelesaian.

"Saya mengimbau PUPR dan konsultan harus mengawasi terus. Pengawasan dan progres ini harus dilihat," tegas Setyo Hadi.

Dia meminta setiap pekerjaan yang belum memenuhi persyaratan segera mendapatkan perhatian. PUPR diminta tidak ragu memberikan teguran kepada pelaksana apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan.

"Jika tidak memenuhi syarat, maka PUPR harus mengingatkan. Akhir tahun harus selesai pembangunannya," tandasnya.

Setyo Hadi berharap penataan trotoar dan saluran tersebut nantinya tidak hanya memperbaiki fungsi drainase, tetapi juga membuat wajah Kota Purwodadi semakin nyaman dan hijau. Setelah pekerjaan konstruksi selesai, penghijauan akan dilanjutkan dengan penanaman kembali pohon di kawasan yang telah ditata. (mun)

 

Editor : Sirojul Munir
Penataan Kota Purwodadi Bupati Grobogan Setyo Hadi jalan trotoar purwodadi grobogan hari ini