GROBOGAN – Struktur kepengurusan baru DPC PKB Grobogan resmi dikukuhkan. Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi bagian dari Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang digelar di Hotel Grand Master Purwodadi, Sabtu (26/9/2026) sore.
Pengukuhan dilakukan Ketua DPP PKB sekaligus anggota DPR RI Fraksi PKB Marwan Jafar. Prosesi tersebut disaksikan Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah, anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi PKB Aminudin, Bupati Grobogan Setyo Hadi, serta perwakilan sejumlah partai politik di Kabupaten Grobogan.
Marwan meminta kepengurusan baru DPC PKB Grobogan semakin solid dan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dia berharap konsolidasi organisasi tersebut berdampak terhadap peningkatan perolehan kursi PKB, baik di DPRD Grobogan, DPRD Jawa Tengah maupun DPR RI.
“Pengurus baru harus dapat meningkatkan perolehan kursi di Grobogan, solid, lebih membersamai dan melayani rakyat,” kata Marwan.
Dia juga mengapresiasi DPC PKB Grobogan yang telah membentuk PAC di 19 kecamatan. Menariknya, struktur PAC tersebut banyak diisi kalangan muda, termasuk generasi Z berusia di bawah 35 tahun.
Menurut Marwan, langkah tersebut perlu dilanjutkan hingga tingkat ranting. Dengan demikian, PKB dinilai memiliki waktu yang cukup untuk melakukan konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
“Ranting nanti juga akan di bawah 35 tahun, sehingga di 2029 mendatang kita lebih siap,” ujarnya.
Marwan menargetkan perolehan kursi PKB di berbagai tingkatan legislatif meningkat signifikan. Untuk DPRD Jawa Tengah, misalnya, dia berharap jumlah kursi dapat meningkat dari capaian saat ini.
“Kita harap kursi di DPRD Grobogan meningkat lebih tajam, begitu juga kursi DPRD Jateng, tidak stuck 20 kursi, tapi minimal 40 kursi, dan DPR RI juga,” bebernya.
Ketua DPC PKB Grobogan Mukhlisin mengatakan peluang penambahan kursi di Grobogan masih terbuka lebar. Hampir seluruh daerah pemilihan (dapil) dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan perolehan kursi.
Dia berkaca pada hasil Pemilu 2024. Di sejumlah dapil, selisih suara yang dibutuhkan untuk mengonversi tambahan suara menjadi kursi dinilai tidak terlalu besar.
Mukhlisin mencontohkan Dapil 4 yang meliputi Gubug, Tegowanu dan Kedungjati. Dengan tambahan sekitar 600 suara, perolehan PKB disebut berpotensi menjadi tiga kursi.
Sementara di Dapil 5 yang meliputi Klambu, Brati, Penawangan, Godong dan Karangrayung, PKB meraih sekitar 33.500 suara.
“Artinya, untuk menambah kursi sebenarnya kurangnya tidak banyak,” ujarnya.
Selain pengukuhan, kegiatan tersebut dirangkai dengan orientasi dan Muskercab bagi jajaran pengurus DPC PKB Grobogan.
Sementara itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi mengapresiasi PKB sebagai salah satu partai besar. Dia juga menyinggung dinamika politik pada Pilkada Grobogan 2024.
Saat itu, PKB menjadi salah satu kekuatan politik yang mengusung calon sendiri dan berada di posisi berseberangan dengan Setyo Hadi.
“Kemarin PKB tidak dengan saya, mungkin besok bisa dengan saya,” kata Bupati yang disambut hangat para peserta.
Setyo Hadi kemudian mengenang pernyataan Ketua DPC PKB Grobogan Mukhlisin mengenai dirinya yang tetap tenang meski mendapat serangan politik.
Menurut dia, perbedaan dalam politik tidak seharusnya mengganggu kerukunan masyarakat.
“Kata Pak Mukhlisin, kok saya diserang diam saja. Saya bilang, jangan sampai politikus baperan. Saya ingin menjaga kerukunan masyarakat Grobogan, adem ayem,” bebernya.
Setyo Hadi juga menyebut PKB sebagai partai yang besar dan solid. Dia menyatakan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat maupun partai politik yang ingin berkomunikasi dengannya.
“Silakan bapak ibu, semua kalau ingin ketemu. Saya di rumah dinas, setiap saat membuka diri. Ada banyak rekan-rekan PKB teman saya sejak dulu,” katanya.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Bambang Pujiyanto tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Grobogan. Bambang yang sebelumnya berada dalam kontestasi politik sebagai rival Setyo Hadi tidak hadir dalam prosesi pengukuhan.
Usai sambutan Bupati, kegiatan dilanjutkan foto bersama. Setyo Hadi turut berada di tengah jajaran peserta pengukuhan dan menyalami para pengurus satu per satu.
Mukhlisin merespons pernyataan Setyo Hadi yang membuka peluang untuk bersama PKB pada momentum politik mendatang.
Menurutnya, dinamika politik masih sangat terbuka. Komunikasi dan kemungkinan kerja sama politik ke depan masih bisa terjadi.
“Politik itu kan dinamis, mungkin kemarin tidak bersatu. Ke depan mungkin kita akan bersatu. Kami berterima kasih Pak Bupati menawarkan dengan jelas,” kata Mukhlisin. (mun)
Editor : Sirojul Munir