Bediang Picu Kebakaran Kandang, Sapi Jantan Terjebak hingga Tewas

Sirojul Munir • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 14:49 WIB
HANGUS TERBAKAR – Kandang sapi milik Solikin warga Desa Bringin, Kecamatan Godong ludes terbakar pada Senin dini hari (21/9).
HANGUS TERBAKAR – Kandang sapi milik Solikin warga Desa Bringin, Kecamatan Godong ludes terbakar pada Senin dini hari (21/9).

 

GROBOGAN – Kebakaran menghanguskan kandang sapi milik Solikin, 61, warga Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Senin (21/9/2026) dini hari. Satu ekor sapi jantan tewas setelah terjebak di dalam kandang yang dilalap api.

Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Fitriyono, 34, anak Solikin, hendak menuju kamar mandi yang berada di antara rumah dan kandang sapi.

Namun, sesampainya di sekitar kamar mandi, Fitriyono mendengar suara letupan. Disusul suara ayam dan mentok yang berterbangan. Curiga dengan kondisi tersebut, dia kemudian mengecek ke arah kandang.

Betapa terkejutnya Fitriyono. Api sudah membakar bagian pojok atap kandang. Bahkan, kobaran api terlihat menjulur keluar melalui genteng.

Melihat api semakin membesar, Fitriyono langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang warga sekitar untuk berdatangan. Mereka bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Sebab, di dalam kandang terdapat tumpukan jerami dalam jumlah cukup banyak. Material yang mudah terbakar tersebut membuat api dengan cepat membesar.

Warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Godong dan petugas pemadam kebakaran. Personel Polsek Godong bersama petugas Damkar Godong kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman.

Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melanjutkan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api dan menjalar ke bangunan maupun lingkungan sekitar.

Kapolsek Godong AKP Muh. Suharto mengatakan, kandang sapi milik Solikin berukuran sekitar 10 meter x 10 meter. Bangunan tersebut terbuat dari bambu dengan alas tanah.

“Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga berasal dari proses bediang atau penggunaan api untuk mengusir nyamuk pada ternak,” ujar Suharto.

Akibat kejadian tersebut, satu ekor sapi jantan mati karena terjebak di dalam kandang. Sementara itu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari pihak manusia.

Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Suharto mengimbau masyarakat yang menggunakan bediang untuk ternak agar meningkatkan kewaspadaan. Sumber api yang berada terlalu dekat dengan material mudah terbakar seperti jerami, kayu, dan bambu berpotensi memicu kebakaran.

“Pastikan sumber api telah benar-benar padam setelah digunakan, terutama ketika berada di sekitar kandang ternak. Hal ini untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian maupun membahayakan keselamatan warga,” tandasnya. (mun)

 

Editor : Sirojul Munir
kebakaran Kandang Sapi Satu Ekor Sapi Tewas Desa Bringin Godong grobogan hari ini