GROBOGAN – Menjelang Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) terus memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi layanan kelistrikan dan keselamatan ketenagalistrikan yang digelar PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Demak di Kantor Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Dempet. Sosialisasi menjadi salah satu upaya PLN mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai penggunaan listrik yang aman.
Dalam kegiatan itu, PLN ULP Demak memperkenalkan berbagai kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mengakses beragam kebutuhan kelistrikan secara lebih mudah, cepat, dan praktis tanpa harus datang langsung ke kantor PLN.
Tak hanya layanan digital, PLN juga memberikan edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan. Peserta mendapatkan pemahaman terkait potensi bahaya listrik yang dapat muncul di lingkungan rumah maupun fasilitas umum.
Kepala desa dan perangkat desa juga didorong ikut menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Pemerintah desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Manager PLN UP3 Grobogan Anjar Widyatama mengatakan, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai layanan kelistrikan. Melalui PLN Mobile, berbagai kebutuhan layanan PLN dapat diakses dengan lebih mudah dan praktis,” ujar Anjar.
Menurut dia, keselamatan ketenagalistrikan juga menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, PLN mengajak pemerintah desa ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan listrik secara aman.
“Di sisi lain, aspek keselamatan juga menjadi tanggung jawab bersama, sehingga kami mengajak pemerintah desa untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman,” imbuhnya.
Anjar menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah desa penting untuk memperluas jangkauan informasi. Dengan pemahaman yang baik dari kepala desa dan perangkat desa, informasi mengenai layanan PLN maupun keselamatan listrik dapat diteruskan kepada masyarakat.
“Kolaborasi dengan pemerintah desa sangat penting. Kami berharap informasi yang disampaikan hari ini dapat diteruskan kepada masyarakat, sehingga selain semakin mudah dalam mendapatkan layanan PLN, masyarakat juga semakin peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan di lingkungannya,” tambah Anjar.
PLN terus mendorong transformasi layanan berbasis digital melalui PLN Mobile sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih mudah dan responsif. Di sisi lain, edukasi keselamatan ketenagalistrikan juga terus dilakukan untuk membangun budaya sadar listrik di tengah masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, PLN berharap komunikasi dengan pemerintah desa semakin kuat. Dengan demikian, berbagai informasi mengenai layanan kelistrikan dan keselamatan dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Dempet. (mun)
Editor : Admin