GROBOGAN – Rumah milik Doso, 56, warga Dusun Kalak Kidul, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, terbakar Senin (24/8/2026). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp70 juta.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, Yanti, 42, sedang mencuci pakaian di dalam rumah bersama anaknya.
Saat hendak keluar rumah, Yanti melihat kepulan asap dari bagian samping bangunan. Setelah diperiksa, sumber asap ternyata berasal dari meteran listrik yang sudah terbakar.
Api kemudian merambat ke bagian dinding rumah. Melihat kobaran api mulai membesar, Yanti meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang berdatangan langsung bergotong royong memadamkan api. Sebagian dinding yang sudah terbakar bahkan dirobohkan untuk mencegah kobaran api menjalar ke rumah di sebelahnya.
Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lain.
Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto mengatakan, polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik,” ujar Sunarto.
Dia menjelaskan, rumah yang terbakar merupakan bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu jati campuran. Tiang bangunan berukuran sekitar 10 sentimeter x 10 sentimeter. Kondisi tersebut membuat api lebih cepat merambat ke bagian bangunan.
“Di lokasi kami juga menemukan meteran listrik yang telah terbakar,” imbuhnya.
Sunarto mengimbau masyarakat lebih rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah. Terutama meteran, kabel, serta sambungan listrik yang rawan mengalami kerusakan.
“Jika ditemukan kabel terkelupas, sambungan longgar, percikan atau tanda-tanda gangguan listrik lainnya, segera lakukan perbaikan. Jangan sampai terjadi korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tandasnya. (mun)
Editor : Admin