Lupa Istri di Kamar Saat Rumah Terbakar Warga Monggot Temukan Istri Meninggal

Sirojul Munir • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:36 WIB
KORBAN KEBAKARAN – Petugas dari SAR BPBD Grobogan membawa jenazah korban kebakaran di Desa Monggot, Kecamatan Geyer.
KORBAN KEBAKARAN – Petugas dari SAR BPBD Grobogan membawa jenazah korban kebakaran di Desa Monggot, Kecamatan Geyer.

 

GROBOGAN – Kebakaran rumah di Dusun Jeruk RT 06/RW 06, Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Selasa (11/8) sore, berujung tragis. Seorang perempuan bernama Sujiatmi, 65, meninggal dunia setelah terjebak di dalam kamar saat api membakar rumah milik suaminya, Paiman.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.07 WIB. Api menghanguskan satu rumah dan menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

Kepala Satpol PP Grobogan Teguh Prijadi mengatakan, berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga bermula dari puntung rokok milik anak korban yang sedang mengalami gangguan jiwa.

Saat kejadian, Paiman sedang memasak di dapur. Dia kemudian melihat asap keluar dari kamar anaknya. Paiman sempat mengetahui anaknya merokok dan diduga meletakkan puntung rokok di tumpukan pakaian sebelum meninggalkan rumah.

“Pemilik rumah melihat asap dari kamar anaknya. Kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar,” kata Teguh.

Paiman bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sejumlah warga juga berusaha menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah, termasuk satu sepeda motor dan sertifikat rumah.

Namun, dalam kondisi panik, Paiman tidak menyadari bahwa istrinya, Sujiatmi, masih berada di dalam kamar. Kondisi korban yang sedang sakit dan berjalan lambat membuatnya tidak sempat menyelamatkan diri ketika api membesar.

“Karena api semakin besar, warga dan pemilik rumah tidak berhasil memadamkan api maupun menyelamatkan korban yang berada di dalam kamar,” jelas Teguh.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Satpol PP Purwodadi. Laporan diteruskan ke Pos Damkar Induk Satpol PP Purwodadi.

Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu armada truk pemadam dan satu truk tangki suplai. Regu yang dipimpin Bangga Kukuh P. bersama sejumlah personel tiba di lokasi sekitar pukul 16.25 WIB.

Petugas kemudian melakukan penyemprotan untuk memadamkan api sekaligus pendinginan. Proses penanganan kebakaran berlangsung hingga pukul 18.15 WIB.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman, petugas meninggalkan tempat kejadian dan tiba kembali di Pos Damkar Induk sekitar pukul 19.15 WIB.

Dalam kejadian tersebut, satu rumah terbakar dan satu keluarga atau satu kepala keluarga terdampak. Selain korban meninggal dunia, tidak ada laporan korban luka-luka.

Sementara itu, sejumlah harta benda masih berhasil diselamatkan, di antaranya satu sepeda motor dan sertifikat rumah.

”Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, termasuk rokok. Puntung rokok yang belum benar-benar padam dapat memicu kebakaran jika dibuang atau diletakkan sembarangan, terutama di dekat benda mudah terbakar seperti pakaian,” pesanya. (mun)

 

Editor : Admin
kebakaran di geyer istri meninggal terbakar di kamar grobogan hari ini Damkar Grobogan