Pulang Ziarah, Lansia Tertemper KA Kalingga di Gubug Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:47 WIB
OLAH TKP: Polsek Gubug saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
OLAH TKP: Polsek Gubug saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

GROBOGAN – Seorang perempuan berusia 81 tahun meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Kalingga Cargo di jalur rel KM 29+700 lintas Tegowanu–Gubug, turut Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026).

Korban diketahui berinisial K, warga Desa Gubug, Kecamatan Gubug.

Peristiwa tersebut terungkap setelah masinis KA Kalingga Cargo melaporkan kepada petugas Stasiun Gubug adanya dugaan orang tertemper di sekitar jalur rel.

Mendapat laporan tersebut, petugas stasiun kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sisi jalur rel kereta api. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Gubug.

Personel Polsek Gubug bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Gubug I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengatakan, kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari pihak stasiun.

"Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Anang Heriyanto.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum kejadian korban diketahui baru selesai berziarah dan hendak pulang dengan melintasi jalur rel kereta api.

Saat KA Kalingga Cargo melintas, masinis disebut telah memberikan isyarat peringatan menggunakan klakson.

Namun, korban diduga tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertemper kereta.

Polisi kemudian melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi dan memastikan jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya di makamkan.

AKP Anang Heriyanto mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan melintasi jalur kereta api.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberangi jalur rel.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melintasi rel kereta api secara sembarangan. Pastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang dan selalu utamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

Kepolisian juga mengingatkan warga agar selalu mematuhi rambu maupun peringatan yang terdapat di sekitar jalur perlintasan kereta api demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (int)

Editor : Admin
ka cargo grobogan lansia tertemper