RADAR KUDUS - Misteri penemuan jasad pria di dalam sebuah mobil Honda Jazz hitam tanpa pelat nomor di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, mulai mengarah pada dugaan tindak pidana perampokan yang berujung maut. Korban diketahui merupakan pemilik sebuah konter telepon seluler (HP) di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kendaraan pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Penemuan tersebut langsung memicu penyelidikan intensif aparat kepolisian karena lokasi penemuan diduga hanya menjadi tempat pembuangan jasad, sementara dugaan tindak pidana terjadi di wilayah Kabupaten Semarang.
Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto membenarkan bahwa proses olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat telah selesai dilakukan bersama tim gabungan pada Kamis malam. Selanjutnya, penanganan perkara dilimpahkan kepada Polres Semarang karena lokasi dugaan kejahatan pertama berada di Ambarawa.
"Semalam olah TKP sudah selesai dan jenazah juga telah diautopsi. Penanganan kasus kini berada di Polres Semarang karena TKP awal berada di wilayah Ambarawa," ujar AKP Anang Heriyanto, Jumat (7/8/2026).
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi oleh Tim Kedokteran Forensik (Dokfor) Polri. Hasil autopsi diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian sekaligus memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, korban diduga menjadi sasaran aksi perampokan yang terjadi di konter HP miliknya di Ambarawa. Dugaan sementara mengarah pada motif ekonomi, mengingat usaha penjualan telepon seluler umumnya menyimpan stok barang elektronik bernilai tinggi serta uang hasil transaksi.
Meski demikian, hingga kini polisi belum menetapkan motif maupun pelaku secara resmi. Penyidik masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi usaha korban, meminta keterangan para saksi, serta menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum dinyatakan hilang.
Selain mengusut dugaan perampokan, aparat juga mendalami kemungkinan adanya hubungan antara korban dan pelaku sebelum kejadian. Penyelidikan mencakup pemeriksaan komunikasi korban, jejak digital, hingga pergerakan kendaraan yang digunakan sebelum jasad ditemukan di wilayah Gubug.
Mobil Honda Jazz hitam yang menjadi lokasi penemuan jenazah juga telah diamankan sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut akan menjalani pemeriksaan forensik untuk mencari sidik jari, jejak biologis, maupun petunjuk lain yang dapat mengarah kepada pelaku.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena lokasi dugaan kejahatan dan lokasi ditemukannya jenazah berada di dua kabupaten berbeda. Polisi menduga pelaku sengaja memindahkan jasad korban untuk menghilangkan jejak serta menyulitkan proses penyelidikan.
Hingga Jumat (7/8/2026), Polres Semarang masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap kronologi lengkap, memastikan motif pembunuhan, serta memburu pihak yang bertanggung jawab atas kematian bos konter HP tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas korban maupun kendaraan yang digunakan sebelum kejadian agar segera melapor demi mempercepat pengungkapan kasus.
Editor : Mahendra Aditya