Rumah Ditinggal Antar Anak Sekolah Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Kayu, Kerugian Capai Rp70 Juta

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 18:03 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Toroh melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah warga yang terbakar di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Rabu (29/7).
OLAH TKP: Anggota Polsek Toroh melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah warga yang terbakar di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Rabu (29/7).

GROBOGAN – Rumah milik Salamah (41), warga Dusun Ngloram, Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, hangus dilalap api, Rabu (29/7). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebagian bangunan rumah beserta harta benda milik korban musnah dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu api dari tungku dapur berbahan bakar kayu yang belum benar-benar padam saat rumah ditinggalkan.

Berawal Saat Rumah Kosong

Peristiwa itu terjadi ketika Salamah sedang mengantar anaknya ke sekolah. Sementara itu, ibunya yang berada di rumah sempat memasak menggunakan tungku kayu.

Setelah selesai memasak, ibu korban meninggalkan dapur untuk pergi ke warung yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah. Saat itulah rumah dalam keadaan kosong.

Tak berselang lama, Wiryanto (42), warga sekitar, melihat kepulan asap tebal keluar dari arah dapur rumah korban. Menyadari ada kebakaran, ia segera berlari menuju lokasi.

Namun, ketika tiba di rumah korban, api sudah membesar. Kobaran api dengan cepat melalap dinding dapur yang sebagian besar terbuat dari papan kayu, kemudian merambat ke bagian bangunan lainnya.

Wiryanto bersama warga sekitar langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang.

"Warga berusaha memadamkan api terlebih dahulu. Kobaran cepat membesar karena di sekitar dapur terdapat banyak material yang mudah terbakar," ujar salah seorang warga di lokasi.

Beberapa saat kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Diduga Berasal dari Tungku Dapur

Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab kebakaran.

"Hasil olah TKP menunjukkan dugaan sementara api berasal dari tungku dapur berbahan bakar kayu yang masih menyala. Api kemudian merambat ke tumpukan kayu bakar di sekitarnya hingga membakar dinding dapur yang terbuat dari papan kayu," jelas AKP Joko Ismanto.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa kayu yang terbakar serta sebuah panci yang meleleh akibat panas.

Kerugian Mencapai Rp70 Juta

Akibat kebakaran tersebut, sebagian rumah berbentuk limasan mengalami kerusakan cukup parah. Selain bangunan, berbagai barang berharga milik korban juga tidak sempat diselamatkan.

Barang yang hangus terbakar antara lain perabot rumah tangga, satu unit kulkas, satu unit magic com, satu unit telepon genggam, uang tunai sekitar Rp2 juta, serta sejumlah perhiasan.

Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Kapolsek Toroh mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun kompor, terutama sebelum meninggalkan rumah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan api pada tungku maupun kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan sederhana seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar," pungkas AKP Joko Ismanto. (mun/mah)

Editor : Mahendra Aditya
Rumah terbakar Toroh Desa Pilangpayung Kebakaran akibat tungku kayu kebakaran grobogan polsek toroh