GROBOGAN – Proses pembangunan SD N Tanggirejo mulai dikerjakan dengan pembongkaran atap sekolah mulai Senin (27/7). Proses pembongkaran melibatkan puluhan orang dengan kerja bhakti dari orang tua siswa, TNI dan pekerja.
Progres pembangunan gedung SD tersebut selama sehari kemarin berhasil membongkar semua atap. Kemudian memindahkan semua barang dikelas ke lapangan sekolah.
Kepala SD N Tanggirejo Juwariyah mengatakan, pembangunan dari bantuan presiden RI Prabowo lewat staf khusus tidak hanya empat ruang kelas daan dua kelas yang ambruk. Namun, pembangunanya diusulkan semua bangunan dan fasilitas dari sekolah.
”Usulan dari kami tidak hanya ruang kelas yang ambruk. Tetapi juga ruang kelas lainya, musholla, perpustakaan dan kamar mandi juga diperbaiki,” kata Juwariyah.
Tambahan usulan tersebut diberikan setelah staf khusus Presiden RI memberikan masukan pembangunan bisa dilakukan semua. Usulan lainya pembangunan pagar sekolah dan bak sampah yang berada di belakang sekolah.
”Untuk pembangunan ini yang rusak parah ada empat lokal. Ada ruas kelas semuanya juga dibetulkan atap diganti genteng agar seragam,” ujarnya.
Ketika ditanya anggaran pembangunan ada berapa. Pihaknya belum mengetahuinya. Sebab, langsung intruksi presiden lewat staf khusus.
”Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo bisa langsung membangun sekolah dan kami berikan apresiasi kepada staf khsus untuk peduli pendidikan,” terang dia.
Terkait dengan proses belajar mengajar selama empat ruang kelas rusak. Siswa belajar di tiga lokal ruang kelas tersisa. Siswa kelas 1 dan 2 menggunakan ruang kelas secara bergantian. Kelas satu pulang pagi dan kelas dua berangkat siang.
Sedangkan kelas 3 dan 4 menggunakan satu ruang kelas dengan di sekat bagian tengah kelas. Mereka belajar dengan cara berdesakan. Siswa kelas 5 belajar di musholla kelas. Khusus kelas 6 SD menggunakan satu kelas sendiri karena persiapan menghadapi persiapan ujian kelulusan SD. Ruang guru memanfaatkan ruang perpustakaan.
”Pergerjaan pembangunan SD N Tanggirejo dibangun dari pusat,” tandasnya.
Selama pembangunan Senin (27/7) tersebut melibatkan masyarakat sekitar dengan bergotong royong. Proses pembangunan SD dimulai sejak Sabtu (25/7) lalu. Sebelumnya pada Jumat (24/7) ada tim dari Staf Khusus Presiden datang ke SD N Tanggungrejo untuk melihat kondisi bangunan SD yang ambrol dan rusak. (mun)
Editor : Admin