GROBOGAN – Puluhan warga orang tua dari wali murid SD N Tanggirejo dibantu dari TNI dan pekerja lakukan kerja bhakti turunkan genteng, Senin (27/7). Gotong royong tersebut dilakukan secara sukarela agar pembangunan SD N Tanggirejo dengan kondisi atap kelas ambrol bisa diperbaiki.
Saat kerja bhakti mereka membentuk barisan. Mulai dari atap genteng sampai bawah. Satu persatu genteng diturunkan. Menggunakan tangan secara manual. Genteng ditumpuk di bawah pohon di depan kelas siswa. Aksi itu, dilakukan pukul 08.00 WIB. Sebelum dimulai bekerja dilakukan tasyakuran dengan dua tumpengan yang telah didoakan sebelum dimulai bekerja.
Ada sekitar 30 warga mengikuti kerja bhakti. Setiap pekerja terbagi menjadi tiga bagian. Ada yang membongkar atap ambrol, turunkan genteng dan membersihkan ruang kelas.
”Kami dari wali murid menurunkan genteng. Mudah-mudahan bisa selesai dan segera dibangun,” kata salah satu wali murid Hartono.
Menurutnya kerja bhakti bertujuan agar pekerjaan pembangunan SD N Tanggirejo bisa cepat selesai. Sebab, dengan robohnya dua ruang atap kelas kelas pembelajaran siswa terganggu. Akibat kejadian robohnya dua ruang kelas maka empat ruang kelas lainya dikosonya.
Sehigga siswa harus belajar ditempat yang lainya. Yakni dengan membagi ruang kelas 3 dan 4 dijadikan satu dalam satu ruang. Posisinya kelas III menghadap ke barat. Sedangkan kelas IV menghadap ke timur. Kondisi tersebut menjadikan siswa belajar tidak nyaman. Sementara kelas I dan 2 dibuat dua shif. Berangkat pagi dan siang. Kelas lima jadi satu menempati bangunan musholla dan kelas VI satu kelas sendiri.
”Wali murid antusias untuk membantu dengan kerja bhakti. Ini inisiatif dari orang tua sendiri dan sudah dihubungi dari sekolah,” ujarnya.
Aksi bhakti gotong royong tersebut akan dilakukan sampai selesai pekerjaanya penurunan genteng. Adanya pembangunan tersebut bisa dilaksaakan pembangunan dan tidak menggangu proses belajar. Kemudian siswa tidak terganggu dalam proses belajar mengajar.
”Bangunan rusak ini sudah satu tahun gak ada penjelasanya dan satu bulan lalu ada jawaban untuk pembangunanya,” terang Hartono.
Kepala Desa Tanggirejo Sundowo menambahkan, kegiatan kerja bhakti merupakan inisiatif dari warga sendiri untuk membantu dalam proses pembangunan. Harapanya bisa cepat selesai dan pekerjaan cepat selesai dan bisa siswa belajar dengan tenang di tempat yang nyaman.
”Warga yang membantu kerja bhakti ini antusiasi terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat karena langsung dibangun. Kami ucapkan terima kasih kepada pak Presiden Prabowo karena adanya utusan khusus meninjau langsung,” tandasnya. (mun)
Editor : Admin