GROBOGAN – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) 2026 di Kabupaten Grobogan memasuki tahap penetapan lokasi.
Sebanyak 11 paket pekerjaan senilai total Rp 5,5 miliar disiapkan untuk membangun infrastruktur penghubung antar desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Grobogan, Endang Sulistyoningsih, mengatakan pelaksanaan program saat ini tinggal menunggu tahapan lanjutan dari pemerintah pusat.
"PISEW sudah masuk tahap penetapan lokasi. Selanjutnya kami menunggu proses dari Kementerian Pekerjaan Umum sebelum pekerjaan dimulai," ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, setiap paket memperoleh alokasi anggaran Rp 500 juta dengan target pelaksanaan Agustus hingga Desember 2026.
Adapun jenis pekerjaan yang direncanakan meliputi pembangunan jalan beton, jalan beton lengkap dengan dinding penahan tanah (talud), serta jalan makadam.
Rinciannya, pembangunan jalan beton dan talud akan dilaksanakan di ruas Desa Guci–Sumberagung (Kecamatan Godong), Desa Papanrejo–Ngroto (Gubug), serta Desa Mlowokarangtalun–Sidorejo (Pulokulon).
Sementara pembangunan jalan makadam direncanakan di ruas Desa Banjarsari–Crewek, Kecamatan Kradenan.
Untuk pembangunan jalan beton, akan dilaksanakan di ruas Desa Warukaranganyar–Nambuhan (Purwodadi), Desa Boloh–Plosoharjo dan Desa Tambirejo–Depok (Toroh).
Sementara paket di Kecamatan Gabus (Tlogotirto–Tunggulrejo), Geyer (Jambangan–Geyer), Klambu (Jenengan–Terkesi), serta Wirosari (Dokoro–Tambakselo) juga masuk dalam daftar penerima program dan saat ini masih menunggu penetapan teknis jenis pekerjaan.
Endang menjelaskan, PISEW difokuskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah pedesaan melalui pembangunan akses jalan yang lebih layak.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
"Harapannya, infrastruktur yang dibangun dapat meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan warga desa," pungkasnya. (int)
Editor : Admin